Surabaya (beritajatim.com) – Gitar merupakan sebuah alat musik yang memiliki fungsi utama dalam mengiringi berbagai lagu, puisi dan bentuk kesenian lain. Termasuk kedalam kelompok seni musik, ternyata gitar memiliki sejarah panjang hingga berbentuk seperti saat ini.
Penyebutan mengenai ‘gitar’ dianggap bermula pada abad ke-12 di wilayah Eropa. Gitar merupakan perkembangan dari sebuah alat musik bernama chordophones yang banyak dimainkan di Eropa.
Terdapat beberapa penyebutan gitar dalam beberapa bahasa, mulai dari guitarra (Spanyol), guitare (Perancis), maupun qitharah dalam bahasa Arab. Bentuk gitar modern dalam beberapa catatan sejarah mengemukakan dibawa oleh bangsa Moors ke Iberia, sebuah wilayah di Spanyol. Mereka kemudian menyebut instrument tersebut sebagai The Guitarra Latina , ada juga yang menyebut Guitarra Morisca.
Semenjak abad ke-14, kata latina dan morisca dihilangkan. Sehingga penyebutannya menjadi ‘guitar’. Dalam perkembangan dan perjalanan gitar pada abad pertengahan, terutama memasuki abad ke-16 jumlah senar gitar masih berjumlah 5 buah.
Terjadi banyak perdebatan diantara para pemusik dan seniman mengenai pandangan mereka terhadap model gitar saat itu. Termasuk bagaimana tuning dalam senar gitar mampu menghasilkan jenis notasi tangga nada sebagai suatu bunyi yang khas.
[berita-terkait number=”4″ tag=”musik”]
Hingga akhirnya, pada tahun 1850, pembuat gitar asal Spanyol bernama Manuel de Soto bersama Antonio Torres Jurado menyempurnakan bentuk gitar menjadi lebih proporsional untuk digunakan. Mereka menambahkan senar ke-6 untuk membuat pattern musik bagi para pemain gitar. Dikarenakan hal ini termasuk salah satu aspek penting terhadap suara nada yang dihasilkan oleh gitar saat dimainkan.
Hingga kini, dikenal dua jenis gitar. Pertama adalah gitar akustik seperti yang telah dijelaskan diatas. Kedua merupakan gitar elektrik. Untuk gitar elektrik, memiliki bahan yang jauh berbeda dengan akustik.
Jika akustik menggunakan kayu dengan kualitas terbaik, maka gitar elektrik pada mulanya berbahan dasar besi, dan bahan padat lain. Gitar elektrik mengandalkan aliran elektromagnetik melalui listrik yang tersambung ke alat gitar. Terdapat kabel sebagai medium penghubung listrik ke amplifier untuk dapat menghasilkan suara nada setelah tombol on-off serta volume menyala. [adn/bjo]






