Jember (beritajatim.com) – Sebanyak 387 ribu dosis vaksin pertama dan kedua sudah disuntikkan ke warga Kabupaten Jember, Jawa Timur. Namun jumlah itu masih jauh dari target.
“Sudah 19 persen dari total target. Dosis pertama sudah 12,5 persen, dan dosis kedua sekitar tujuh persen,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Mirfano.
Mirfano mengatakan, masih ada 48 ribu dosis vaksin lagi yang tersedia di Dinas Kesehatan Jember untuk disuntikkan ke warga.
“Kami minta kepada pemerintah pusat untuk kembali mengirimkan vaksin untuk mempercepat herd immunity,” katanya.
Pemkab Jember menyediakan empat gerai vaksin di Seven Dream, Jember Sport Garden, Gedung Soetardjo, dan Markas Kodim 0824. “Ditambah di 50 puskesmas, 13 rumah sakit, dan 28 klinik siap melayani vaksinasi. Belum lagi permintaan dari organisasi kemasyarakatan,” kata Mirfano.
Mirfano membenarkan jika warga pedesaan perlu lebih banyak mendapat sosialisasi soal vaksin. “Masih banyak yang merasa khawatir. Padahal ini sangat membantu memperkuat imun kita. Satgs kecamatan dan desa harus aktif melakukan sosialisasi,” katanya.
Sejauh ini, 226 pemerintah desa di Jember sudah menyisihkan delapan persen dana desa untuk penanganan Covid. “Cukup efektif, terutama untuk BLT (Bantuan Langsung Tunai) desa,” kata Mirfano.
[berita-terkait number=”4″ tag=”vaksinasi-jember”]
Pemerintah Kabupaten Jember berhatap satuan tugas di desa semakin menguatkan diri. “Itu kuncinya, dan pelan-pelan semua sudah bergerak. Bahkan sampai satgas rukun tetangga dan rukun warga,” kata Mirfano.
Sementara itu, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jember menggelar kegiatan vaksinasi massal secara bertahap. Setelah dilaksanakan pada Kamis (19/8/2021) di kantor organisasi itu, kegiatan serupa akan digelar pada Sabtu dan Minggu, 21-22 Agustus 2021. “Setelah itu pada 5-6 September, dilaksanakan kegiatan serupa bekerjasama dengan Pak Nur Yasin, anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa,” kata Ketua Satuan Tugas Covid NU Jember Ayub Junaidi. [wir/ted]






