Surabaya (beritajatim.com) – Inilah cara orang jepang untuk merayakan hari kedewasaan. Upacara Seijin shiki diadakan pemerintah lokal di kota-kota dan desa-desa untuk meresmikan penduduk yang telah atau segera genap berusia 20 tahun, usia orang telah dianggap dewasa menurut hukum untuk boleh merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, dan mengikuti pemilihan umum.
Uacara hari kedewasaan diadakan di hari senin, minggu kedua bulan januari. Dikota besar ataupun di desa, penyelenggaraan acara ini sering dimajukan diawal tahun baru untuk memudahkan peserta agar mendaftar.
Upacara ini dirintis pemimpin lokal generasi muda bernama Takahashi Shōjirō dan mengambil lokasi di sebuah sekolah dasar di Kota Warabi. Dua tahun berikutnya pemerintah Jepang menggunakan perayaan Seinen-sai ini sebagai contoh lalu menetapkan tanggal 15 Januari tahun berikutnya 1949 sebagai hari kedewasaan Seijin no Hi.
Sejak itu, pemerintah lokal kota dan desa di Jepang selalu mengadakan upacara hari kedewasaan tanggal 15 Januari sampai hari penyelenggaraan diubah menjadi hari Senin minggu kedua di bulan Januari. Ini diberlakukan menyesuaikan dengan Happy Monday.
Tapi pada pelaksanaannya, di kota kecil atau desa, penyelenggaraan upacara sering dimajukan di awal tahun baru. Hal ini untuk memudahkan peserta yang sekalian merayakan tahun baru bersama keluarga di kampung halaman. Tata cara pelaksanaan Seijin Shiki bagi laki-laki dan perempuan sama, hanya cara berpakaiannya yang berbeda.
Para partisipan laki-laki akan memakai setelan kimono model Hakama. berikut fakta unik dari upacara kedewasaan di jepang!
Memakai Kimono
Saat hari penyelenggaraan acara ini, akan ditemui pemandangan wanita yang memakai baju kimono resmi jenis furisode menggunakan rias wajah dan tatanan rambut hasil salon. Untuk laki laki, mereka menggunakan setelan kimono model hakama.
Boleh minum sake dan merokok
Memasuki umur 20, seseorang sudah memasuki pergaulan dewasa yang dierbolehkan untuk meminum sake sebagai salah ilihannya. Orang tua akan merayakan kedewasaan anaknya dengan minum sake bersamanya.
Pembukaan identitas bukan Kriminal
Saat umur mereka dibawah 20 tahun dan melakukan tindak kriminal, mereka akan diberitakan dengan hanya inisial nama saja. Sedangkan ketika mereka sudah menginjak umur 20 tahun, namanya sudah bisa disebut secara lengkap ada pemberitaan.
Sayangnya, ada zaman modern ini, perayaan Seijin Shiki sudah berkurang. Orang jeang ada masa modern ini mengangga erayaanini sudah membosankan dan menghabiskan banyak engeluaran atau biaya. Bagi anak muda di jepang yang telah mengikuti Seijin Shiki, peran orang tuanya akan berkurang. Biasanya peran orang tua pada saat pelaksanaan Seijin Shiki hanya menyediakan perlengkapan dan mengarahkan anaknya dalam persiapan perayaan Seijin Shiki. [rad/bjo]






