Lamongan (beritajatim.com) – Seiring dengan penanganan kasus Covid-19 yang terus dilakukan, Kepolisian Resor (Polres) Lamongan mendistribusikan bantuan alat kesehatan (alkes) kepada 120 Kampung Tangguh Semeru (KTS) yang ada di Kabupaten Lamongan, bertempat di Mapolres Lamongan, pada Kamis (12/8/2021).
Pendistribusian bantuan Alkes itu diawali dengan penyerahan secara simbolis oleh Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana SIK. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan masing-masing KTS bisa mengoptimalkan penanganan Covid-19 di Kabupaten Lamongan.
Adapun rincian barang yang diserahkan ke KTS tersebut masing terdiri dari 3 liter desinfektan, 1 alat semprot punggung, 4 unit handsanitizer, 3 set baju APD, 120 buah Masker, 4 kotak sarung tangan non steril, 3 pasang sepatu boat, 3 unit kacamata faceshield, 4 kotak tisu kering, 5 liter sabun cair, 1 unit thermogun, dan 2 unit tempat cuci tangan.
Selanjutnya, terdapat alat kampanye kesehatan yang juga disalurkan berupa 5 lembar banner atau pamflet Kampung Tangguh, 1 unit struktur organisasi Satgas Covid-19, 1 unit cetak modul dan buku pengunjung KTS, 5 unit stiker Kampung Tangguh, dan 1 pack bolpoint. “Bantuan alat kesehatan ini kami distribusikan ke 120 kampung tangguh semeru di Kabupaten Lamongan,” kata AKBP Miko dalam rilis yang diterima beritajatim.com.
Sehubungan dengan optimalisasi melalui Alkes tersebut, AKBP Miko mengungkapkan, bahwa sinergitas antar komponen masyarakat sangat penting untuk digalakkan dalam mendukung penanganan Covid-19 dan dampaknya di Kabupaten Lamongan. “Sinergitas dari para tokoh maayarakat, tokoh agama bersama perangkat pemerintah di tingkat desa ini sangat mutlak diperlukan,” tegas AKBP Miko.
Lebih jauh, AKBP Miko juga menjelaskan, bahwa angka kasus penyebaran Covid-19 terpantau melandai dan terkendali. “Alhamdulillah, bahwa situasi penanganan dan pelaksanaannya cukup baik. Covid-19 memang masih ada, tapi patut kita syukuri, karena tingkat kesembuhan di Lamongan ini meningkat, kemudian angka kematian juga mengalami penurunan,” sambungnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”covid-lamongan”]
Tak hanya itu, guna upaya optimalisasi penanganan ini bisa berjalan lancar, AKBP Miko menuturkan, pihaknya juga telah menyiapkan Duta Vaksin Polres Lamongan. Duta vaksin tersebut, imbuh AKBP Miko, bertugas untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pelaksanaan kegiatan vaksinasi.
“Saat ini, proses vaksinasi di Lamongan yang sudah dilaksanakan dan disalurkan kepada masyarakat ada 98 persen. Sehingga cakupan vaksinasi saat ini berkisar di 17 sampai 18 persen. Diharapkan pada bulan Oktober dan November mendatang, target 70 persen masyarakat Lamongan sudah bisa divaksin. Lalu dengan Duta Vaksin, masyarakat bisa lebih mengerti pentingnya vaksin,” pungkasnya. [riq/but]







