Ponorogo (beritajatim.com) – Puskesmas Kauman saat ini diproyeksikan untuk menjadi rumah sakit tipe D. Ya, menurut pandangan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo, puskesmas yang berada di Kecamatan Kauman itu paling berpotensi untuk dijadikan rumah sakit.
Sebab, lokasinya sangat strategis, berada di Ponorogo bagian barat. Nantinya rumah sakit tipe D ini, bisa menjadi rujukan masyarakat dari fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama dari 5 kecamatan. Yakni Kecamatan Jambon, Sampung, Sukorejo, Badegan dan di Kecamatan Kauamam sendiri.
Selain itu, poli-poli kesehatan di puskesmas Kauman, juga bisa dikembangkan menjadi poli-poli yang ada di rumah sakit. Termasuk instalasi gawat darurat (IGD), dan pengembangan rawat inapnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-ponorogo”]
“Yang memungkinkan untuk dijadikan RS tipe D ya di Puskesmas Kauman. Lokasinya memungkinkan dan poli yang ada saat ini bisa dikembangkan seperti di rumah sakit,” kata Kasi Rujukan Layanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Ponorogo, Hariono, Kamis (12/8/2021)
Proses naik level menjadi rumah sakit tipe D, kata Hariono saat ini pihaknya masih dalam tahapan telaah. Melakukan perencanaan sehubungan dengan lokasinya dan proses perizinannya. Itu semua dikebut pada tahun ini, supaya tahun depan sudah bisa dilakukan pembangunan pengembangan. “Perencanaan tahun ini, pembangunan tahun depan. Target ya tahun depan RSUD tipe D di Kauman sudah bisa dioperasionalkan,” katanya.
Pembangunannya nantinya akan diperlebar dan bangunan ditinggikan. Sebab, kalau mau akan diluaskan, lahannya sudah tidak ada. Karena sudah berbatasan langsung dengan rumah-rumah penduduk. “Ya kalau dijadikan rumah sakit, bangunannya ditinggikan. Untuk diluaskan tidak mungkin, karena samping kanan kiri sudah rumah penduduk,” katanya. (end/kun)






