Malang(beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendukung serbuan vaksinasi yang dilakukan oleh Koarmada II TNI AL di Stadion Gajayana, Kota Malang. Bahkan setelah ini dia membocorkan bahwa Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya akan melakukan serbuan vaksin serupa di Kota Malang.
“Kapolda dan Pangdam juga akan kesini (serbuan vaksin). Vaksinasi ini adalah salah satu titik hulu tetapi tidak kalah penting adalah prokes. Kurangi mobilitas, hindari kerumunan sampai PPKM ini turun hingga kehidupan sosial, ekonomi, semua bisa kita lakukan seperti dulu,” papar Khofifah, Sabtu, (7/8/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksinasi”]
Khofifah mengatakan, vaksinasi adalah salah satu cara untuk menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity. Jika nanti kekebalan kelompok terbentuk PPKM level 4 bisa diturunkan. Aktivitas pendidikan, industri dan dunia kerja bisa kembali bergairah seperti sebelumnya.
Salah satu peserta vaksinasi massal Koarmada II TNI AL.”Karena vaksin adalah hulu, kita turunkan PPKM ini dari level 4 menjadi level 3, level 2 sampai level 1. Sehingga pendidikan bisa kita lakukan, dunia usaha bisa kita lakukan, industri dan dunia kerja bisa kita maksimalkan. Ini semua bisa kita lakukan setelah PPKM levelnya kita turunkan, tentu dengan ikhtiar kita semua,” kata Khofifah.
Khofifah mengatakan, saat ini fokus utama adalah wilayah aglomerasi Surabaya dan Malang. Setelah wilayah aglomerasi mendapat serbuan vaksin kini giliran aglomerasi Malang. “Kenapa karena memang kita membutuhkan percepatan vaksinasi terutama di aglomerasi Malang,” tandasnya. (Luc/kun)







