Jember (beritajatim.com) – DPRD Jember, Jawa Timur, resmi membentuk dua panitia khusus (pansus), Jumat (6/8/2021), yang membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan penanganan Covid-19.
Pansus RPJMD dipimpin politisi Partai Kebangkitan Bangsa yang juga Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi. Pansus Covid-19 dikomandani politisi Gerindra yang juga Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim. Masing-masing pansus beranggotakan 15 orang anggota.
[berita-terkait number=”4″ tag=”dprd-jember”]
“Mulai Senin (9/8/2021), Pansus RPJMD mulai bekerja bersama pemerintah kabupaten untuk membahas Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Jember 2021-2026. Targetnya pada 13 Agustus 2021 sudah paripurna nota kesepakatan rancangan awal,” kata Itqon.
DPRD Jember akan meminta fasilitasi kepada Gubernur Khofifah Indar Parawansa. “Dan lanjut ke materi Rancangan Peraturan Daerah RPJMD, yang dibahas lagi oleh pansus dan pemkab,” kata Itqon.
Sementara itu, Halim mengatakan, Pansus Covid dibentuk untuk memantau dan membantu tugas Satuan Tugas Penanganan Covid-19. “Terutama dalam hal melakukan proses pengawalan penganggaran. Sebagaimana kita ketahui, Bupati Hendy Siswanto sudah melakukan proses refocusing Rp 150 miliar,” katanya.
Pansus Covid akan membantu bupati untuk merealisasikan target penanganan Covid, agar pandemi di Jember bisa teratasi dengan baik. Sebelumnya, DPRD Jember sudah pernah membentuk Pansus Covid yang diketuai David Handoko Seto dari Partai Nasional Demokrat. Pansus ini sudah dibubarkan karena selesai masa kerjanya. [wir/suf]






