Lamongan (beritajatim.com) – Seiring dengan diperpanjangnya PPKM Level 4 hingga 9 Agustus 2021, untuk itu pendistribusian bantuan sosial (bansos) terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan. Kali ini, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES) bersama jajaran Pemkab Lamongan menyalurkan bansos berupa sembako kepada sejumlah pedagang di lingkungan Wisata Religi Sunan Drajat Desa Drajat Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan.
Hadir mendampingi Bupati YES dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Lamongan, KH Abdul Rouf, Kepala Disnakeswan, Sukriyah, Kepala Disperindag, Zamroni, Kadishub Lamongan, Ahmad Farikh, Kabid Kebudayaan Disparbud Lamongan, Miftach Alamuddin, Camat Paciran, Yuli Wahyuono, Kepala Desa Drajat, Nailul Fauzi, dan sejumlah jajaran Pemkab Lamongan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati YES mengungkapkan, bahwa saat ini kasus Covid-19 di Lamongan terpantau melandai dan mengalami penurunan, sedangkan tingkat kesembuhan mengalami peningkatan yang cukup baik. “Alhamdulillah, kasus Covid melandai, tingkat kesembuhan meningkat, vaksinasi juga terus kami lakukan. PPKM yang diterapkan pemerintah ini terbilang efektif,” ungkap Bupati YES, Jumat (6/8/2021).
Lebih lanjut, Bupati YES mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Lamongan. Menurutnya, meski kasus Covid-19 sudah melandai, namun masyarakat harus tetap waspada dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).
“Bahwa Pandemi Covid ini bukan hanya terjadi di Lamongan atau Indonesia saja, tapi juga dunia. Artinya, seluruh masyarakat di dunia ini juga terkena imbas dari Pendemi. Semoga perjuangan kita semua dalam melawan Covid ini bisa cepat selesai. Kita harus tetap waspada, mari kita jaga diri, keluarga, dan lingkungan kita. Semoga setelah Covid ini ada hikmah yang dapat kita peroleh, semoga ada rahasia Allah yang baik di balik pendemi ini,” terang Bupati YES.
Sementara itu, Kadisnakeswan, Sukriyah yang juga hadir pada kesempatan ini menuturkan, bahwa kegiatan bansos kali ini Pemkab Lamongan melalui Disnakeswan telah menyediakan 100 paket bantuan berupa sembako untuk dibagikan kepada para pedagang di lingkungan Wisata Religi Sunan Drajat. Dengan bantuan itu, Sukriyah berharap, bisa meringankan para pedagang yang terdampak pemberlakuan PPKM tersebut.

“Dengan 100 paket bantuan yang dibagikan tersebut semoga bisa sedikit membantu dan meringankan beban dari para pedagang yang terdampak. Jangan diihat dari nilainya, tapi paling tidak paket bantuan ini bisa membawa berkah. Semoga tetap terjaga kesehatan kita. Mudah-mudahan denngan hadirnya Pak Bupati ini bisa menambah keberkahan bagi kita semua,” tutur Sukriyah.
Selanjutnya, Kepada Desa (Kades) Drajat, Nailul Fauzi juga menyampaikan, bahwa 80 persen dari masyarakat Desa Drajat bermatapencaharian sebagai pedagang di kios-kios dan pinggiran kawasan Wisata Religi Sunan Drajat. Dengan diberlakukannya PPKM, lanjut Fauzi, terpaksa Wisata Religi ini juga harus ditutup, sehingga kebijakan ini sangat berimbas terhadap pedagang di kawasan Wisata Religi setempat.
[berita-terkait number=”4″ tag=”lamongan”]
“Di hari Jumat berkah ini, kita sangat terima kasih kepada Pemkab Lamongan, utamanya Pak Bupati yang telah menyalurkan bantuan kepada warga kami. Ini adalah kebahagian bagi kami dan menambah spirit bagi kami di tengah kondisi sulit seperti saat ini. Semoga pandemi cepat selesai, sehingga warga bisa melaksanakan aktifitas perekonomian kembali,” ujar Kades Fauzi.
Terkait kasus Covid-19, Fauzi menambahkan, bahwa angka positif Covid-19 di Desa Drajat relatif kecil. Meski beberapa warga ada yang terpapar saat itu, imbuh Fauzi, warga langsung melaporkan dan langsung dilakukan penanganan dengan cepat. “Beberapa warga sempat melakukan isolasi mandiri. Tapi kita punya keyakinan Cengkir, yakni kencenge pikir. Alhamdulillah warga kami banyak yang sembuh. Semoga pandemi Covid segera selesai,” pungkasnya. [riq/but]







