Jember (beritajatim.com) – Hari lahir (harlah) ke-23 Partai Kebangkitan Bangsa dirayakan dalam masa pandemi Covid-19. Dewan Pimpinan Cabang PKB Jember, Jawa Timur, berkonsentrasi memberikan bantuan untuk masyarakat yang terdampak pandemi.DPC PKB Jember akan berfokus pada upaya membantu pemerintah menangani pandemi Covid-19. Data terakhir, Kamis (22/7/2021), ada 168 kasus terkonfirmasi positif baru dan 12 orang meninggal dunia. “Seluruh zona merah. Jargon kami menghijaukan zona merah di Kabupaten Jember,” kata Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi, Kamis (22/7/2021).
Tema harlah PKB adalah Aksi Melayani Indonesia. Beberapa program itu antara lain pemberian bantuan untuk warga terdampak dan melakukan isoman, penyemprotan disinfektan, dan vaksinasi bekerjasama dengan kepolisian resor setempat beberapa gelombang yang dipusatkan di Yayasan Islam Bustanul Ulum.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pkb-jember”]
Sepekan lalu, PKB Jember juga menggelar doa bersama. “Besok, kami akan mengadakan khataman Alquran, yang dimulai langsung setelah salat Jumat kalau masih diperbolehkan salat Jumat. Kalau tidak, ya salat duhur. Ini dilakukan virtual, dan kami pusatkan di kantor DPC PKB Jember,” kata Ayub.
Ayub mengingatkan, situasi hari ini membutuhkan kebersamaan. “Tidak bisa selesai tanpa ada gotong royong dan kebersamaan. Jember hari ini tidak baik-baik saja, butuh kebersamaan untuk mengatasi situasi darurat ini. Tanpa kebersamaan, kita tidak bisa melewati situasi pandemi yang memuncak,” katanya. [wir/ted]






