Sumenep (beritajatim.com) – Sebuah perahu penumpang dengan nama lambung KM Pesawat III mengalami kebocoran di Perairan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Selasa (13/7/2021).
“Perahu itu membawa 5 penumpang. Alhamdulillah semua selamat, termasuk nahkoda dan ABK-nya,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.
[berita-terkait number=”4″ tag=”perahu-tenggelam”]
Ia memaparkan, perahu itu berangkat dari Pelabuhan Tanjung, Saronggi, menuju Pelabuhan Bringsang, Giligenting. Perahu dinahkodai Sadik, warga Desa Gedugan, Giligenting, dengan ABK Jamak, warga Desa Bringsang.
“Setiba di pulau karang Noko, masuk perairan Giligenitng, perahu yang membawa 5 penumpang itu diduga terkena karang sehingga terjadi kebocoran,” terang Widiarti.
Nahkoda akhirnya memutuskan untuk sandar di Pulau Karang Noko, mengantisipasi agar perahu tidak tenggelam. “Nahkoda kemudian menghubungi Pelabuhan Bringsang. Tak berselang lama, seluruh penumpang, nahkoda, dan ABK dievakuasi. Sedangkan perahu KM Pesawat III masih terdampar di Pulau Karang Noko menunggu evakuasi berikutnya,” ujarnya.
Akibat musibah itu, pemilik perahu diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 10.000.000. [tem/suf]






