Madiun (beritajatim.com) – Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya semprit salah satu kantor bank di Kota Madiun yang kedapatan masih menyalakan AC saat aktivitas di kantor.
Perkantoran jadi salah satu klaster penularan Covid-19. Sehingga, dia menyarankan untuk pakai kipas angin.
‘’Karena pemantauan ini bukan cuma ke pengusaha kuliner saja, tapi kantor juga turut kami pantau. Kantor yang masih menyalakan AC kami instruksikan untuk dimatikan. Lebih baik pakai kipas angin,’’ kata Inda Raya, Rabu (7/7/2021).
Selain itu, pintu juga harus tetap dalam kondisi terbuka. Hal itu dilakukan agar sirkulasi udara dalam ruangan semakin baik. Inda Raya menyebut peringatan dan imbauan perlu dan penting dilakukan. Terutama untuk perkantoran yang juga melayani masyarakat. Sektor esensial seperti perbankan memang tetap bisa berjalan dengan kapasitas 50 persen.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkot-madiun”]
‘’Karena ini juga melayani masyarakat. Prokesnya harus lebih ditingkatkan. Hal-hal kecil seperti sirkulasi udara dan penggunaan AC masih seringkali diabaikan,’’ jelasnya.
Inda Raya menyebut pengoptimalan PPKM Darurat akan terus dilakukan. Selain implementasi pelaksanaannya yang rutin dilakukan evaluasi. Tim Satgas Covid-19 Kota Madiun juga rutin menggelar operasi yustisi secara mobile. Harapannya, PPKM Darurat di Kota Madiun berjalan maksimal.
‘’Siang dan malam terus kita lakukan pemantauan. Prinsipnya masyarakat harus terus diingatkan tentang pentingnya prokes saat pandemi ini,’’ pungkasnya. (asg/ted)






