Probolinggo (beritajatim.com) – Fernanda Zulkarnain dipastikan kembali diusung Partai Golkar, sebagai kandidat Cawalkot Probolinggo, pada pilkada 2024. Keputusan tersebut diambil dalam rapat kerja daerah (rekerda) plus rapat pimpinan daerah (rapimda) DPD Partai Golkar Kota Probolinggo, Minggu (27/06/2021) siang.
“Seluruh elem Partai Golkar sepakat, Mas Nanda, (panggilan akrab Fernanda Zulkarnain red.) diusung kembali dalam pilkada 2024 mendatang,” ujar Muhlas Kurniawan, pemimpin sidang Rakerda DPD Golkar Kota Probolinggo.
Selain berkompeten, lanjut Mukhlas, Nanda, juga dinilai memilik peluang lebih besar untuk maju kembali sebagai calon wali kota. “Cukup populis di kalangan masyarakat. Apa lagi bagi milenial ya. Soal elektabilitas, beliau kan sebelumnya sudah pernah maju di pilkada 2018,” imbuh anggota DPRD Kota Probolinggo itu, kepada beritajatim.com.
Terpisah, Fernanda Zulkarnain, menanggapi positif keputusan rakerda DPD Partai Golkar. Kata dia, selain persoalan pilkada, elektabilitas Partai Golkar, juga menjadi agenda penting. “Sebagai ketua DPD Partai Golkar, saya fokus menaikkan elektabilitas partai menghadapi pileg 2024. Selanjutnya siap memenangkan Ketum Partai Golkar, Pak Airlangga, sebagai calon presiden,” katanya.
Sementara saat disinggung kesiapan dirinya running di pilkada 2024, Nanda tak banyak memberi gambaran. “Intinya saya siap di garda terdepan membela masyarakat Kota Probolinggo. Saya juga menghormati hasil rapimda. Tapi untuk saat ini saya tetap fokus pada jabatan saya saat ini, sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo. Fraksi kami di DPRD sepakat istiqomah mendampingi masyarakat dan memperjuangkan hak hak masyarakat dulu,” ucapnya diplomatis.
[berita-terkait number=”4″ tag=”probolinggo”]
Sekedar diketahui, dalam pilkada Kota Probolinggo 2018 lalu, Fernanda Zulkarnain, kalah atas rival politiknya pasangan Habib Hadi-Saufis Subri (PKB-Demokrat). Selisih perolehan suaranya dua kontestan pilwali itu cukup ketat, yakni 10,27%. Nanda, yang berpasangan dengan Zulfikar Imawan (NasDem), mengantongi 37,34% atau 46.854 suara, sementara pemenangnya meraup angka 48,09% atau 60.354 suara pemilih.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Muhammad Sarmuji, berpesan kepada kader Golkar Kota Probolinggo, serius memenangkan Airlangga Hartarto, dan Fernanda Zulkarnain, dalam agenda politik 2024. “Kita sudah menuntaskan agenda konsolidasi Partai Golkar untuk Pilpres, pilkada, dan Pileg, di tengah keterbatasan karena pandemi. Kita harus berusaha maksimal membangun presepsi positif di mata masyarakat. Bagaimanapun juga politik itu presepsi, kalau positif di mata masyarakat elektabilitas juga meningkat,” kata pria kini menjabat sebagai anggota DPRRI itu. [eko/but]






