Lamongan (beritajatim.com) – Satgas Covid-19 Lamongan memberikan perhatian serius terhadap 2 (dua) desa di Kecamatan Kembangbahu, karena berdasarkan data yang masuk ada sebanyak 14 orang warga di 2 desa tersebut yang telah terpapar Covid-19.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana membenarkan jika sesuai data, ada 2 desa di Kecamatan Kembangbahu itu mendapat perhatian serius dari Satgas Covid-19 Lamongan.
“Warga yang terpapar, data yang kami terima ada 14 orang di 2 desa,” kata Miko Indrayana kepada wartawan usai menghadiri kegiatan bakti sosial bersih-bersih rumah ibadah di Desa Balun, Kecamatan Turi, Sabtu (26/6/2021).
Kemudian, terkait langkah antisipasi yang dilakukan agar Covid-19 di 2 desa di Kecamatan Kembangbahu tersebut tidak lebih menyebar, Miko melanjutkan, pihaknya telah melakukan sejumlah tindakan pencegahan. Beberapa diantaranya adalah melakukan penyemprotan disinfektan di desa yang terpapar dengan melibatkan Brimob Kelapa Dua Jakarta.
“Setiap hari kita telah melakukan sosialisasi keliling desa mengenai pentingnya protokol kesehatan menggunakan mobil keliling,” tuturnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”lamongan”]
Selain sosialisasi keliling tersebut, Miko menyebutkan, pihaknya juga terus mensosialisasikan Surat Edaran (SE) Bupati Lamongan terkait antisipasi dan pengetatan PPKM Mikro. “25 % (dua puluh lima persen) tetap kita laksanakan, pokoknya surat edaran dari Bapak Bupati kita tegakkan betul. Karena kemarin kita sudah sosialisasikan,” tegasnya.
Saat ditanya mengenai pemberlakuan Lockdown terhadap 2 desa di Kecamatan Kembangbahu tersebut, Miko mengaku bahwa Satgas Covid-19 Lamongan masih akan merapatkan tentang tindakan yang akan diputuskan dan diterapkan lebih lanjut. “Masih kita rapatkan, nanti perkembangannya seperti apa akan kita sampaikan,” pungkasnya.[riq/ted]






