Pamekasan (beritajatim.com) – Tiga dari total 13 kecamatan di kabupaten Pamekasan, tercatat sebagai zona hijau (tidak terdampak) Coronavirus Disiase 2019. Sementara 10 kecamatan lainnya terdata sebagai zona kuning alias zona dengan katagori resiko rendah.
Hal tersebut berdasar update yang dikeluarkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, Jum’at (25/6/2021). Di mana saat ini kembali ada perubahan angka sebaran pasien positif baru, pasien meninggal dunia serta pasien sembuh pasca menjalani perawatan intensif.
“Saat ini tersisa tiga kecamatan berbeda yang terdata sebagai zona hijau atau zona tidak tedampak, yakni Kecamatan Pagantenan, Pelanggan dan Waru. Sedangkan 10 kecamatan lainnya terdata sebagai zona kuning,” kata Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pamekasan, Arif Rachmansyah.
Kondisi tersebut memang terbilang cukup lama bertahan dan tidak berubah, sekalipun untuk angka kasus pasien positif baru juga kembali naik. “Untuk hari ini kembali ada tambahan 13 pasien positif baru, 2 orang asal Galis, 1 orang asal Proppo, serta 10 orang lainnya asal Pamekasan (Kota),” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Tim-Satgas-Covid-19″]
Namun sekalipun ada tambahan pasien yang dinyatakan positif, juga terdapat tambahan pasien positif yang dinyatakan sembuh. “Selain pasien baru yang dinyatakan positif, juga ada tambahan 3 pasien positif yang dinyatakan sembuh. Masing-masing inisial A (30) asal Pademawu, AF (40) asal Pamekasan, serta NA (52) asal Galis,” jelasnya.
“Selain itu juga terdapat satu pasien meninggal dunia dan dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, yakni inisial DB (54) asal Kecamatan Pamekasan,” pungkas pria yang akrab disapa Pak Arif.
Dengan tambahan tersebut, total pasien positif Covid-19 di Pamekasan terdata sebanyak 1.251 orang. Meliputi sebanyak 60 orang dalam tahap isolasi, 96 orang meninggal dunia dan 1.095 orang lainnya dinyatakan sembuh.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Tim-Satgas-Covid-19″]
Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 1.335 orang, meliputi sebanyak 16 orang dalam tahap pengawasan, 107 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1.212 orang lainnya dinyatakan selesai pengawasan alias Negatif Covid-19.
Dari itu pihaknya juga mengingatkan sekaligus mengimbau masyarakat agar selalu waspada, serta selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19. “Mari kita tingkatkan kewaspadaan dengan selalu menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” imbaunya.
“Hal itu tentunya bertujuan sebagai langkah antisipatif sekaligus upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, khususnya di kabupaten Pamekasan,” pungkasnya. [pin/ted]






