Pamekasan (beritajatim.com) – Polres Pamekasan menggagas sekalugus meluncurkan program ‘Drive Thru Vaksinasi Covid-19’ yang dipusatkan di Pos Penyekatan kompleks Terminal Kargo, Jl Raya Larangan Tokol, Tlanakan, Jum’at (25/6/2021).
Program inovatif tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi sekaligus memutus rantai penyebaran Coronavirus Disiase 2019, khususnya di wilayah hukum Polres Pamekasan. Terlebih dalam program tersebut, mereka juga menggandeng Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan.
“Program ini ditempatkan di Pos Penyekatan, di mana setiap pengendara mendapatkan layanan vaksinasi dan swab antigen tanpa harus turun dari kendaraan. Jadi petugas yang langsung menghampiri pengendara,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Polres-Pamekasan”]
Namun sebelum dilakukan proses vaksin dan swab, para petugas medis terlebih dahulu melakukan cek tensi darah bagi para pengendara yang hendak mendapat pelayanan, sekaligus dilakukan pendataan administrasi. “Jadi sebelum di vaksin dan swab, pengendara di skrenning kondisi kesehatan mereka,” ungkapnya.
“Sementara untuk pengendara yang tensi darahnya di atas 180, tidak diperkenankan melakukan vaksin. Termasuk hasil swab antigen juga tinggal menunggu sekitar 15′ hingga 20′ menit, dan hasil swab ini berlaku untuk tiga hari kedepan,” imbuhnya.
Disinggung soal program inovatif tersebut, pihaknya menyampaikan hal itu sengaja diluncurkan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Bhayangkara sebagai upaya menekan angka penyebaran Covid-19, sekaligus menciptakan percepatan kekebalan massal alias herd immunity.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Tim-Satgas-Covid-19″]
“Program Drive Thru Vaksinasi Covid-19 ini pertama di Madura, kami sengaja menggagas program ini dengan melakukan kolaborasi bersama seluruh stakholders Pemkab Pamekasan. Tidak terkecuali Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan,” jelasnya
Dari itu, pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19. “Tentunya peran serta masyarakat juga sangat kami harapkan, dalam artian ikut andil dalam mendukung program pemerintah yang tengah berjuang memutus rantai penyebaran pandemi ini,” imbaunya.
“Konsistensi pemerintah dan masyarakat untuk selalu menerapkan strategi 3T; Tracing, Testing and Treatment tetap harus digencarkan. Disiplin masyarakat untuk menerapkan protokol ksehatan 3M juga harus tetap dilakukan, sebab dengan cara ini, Indonesia dapat bangkit dan terbebas dari pendemi Covid-19,” pungkasnya. [pin/kun]






