Tuban (beritajatim.com) – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., dan H. Riyadi, SH, yang merupakan pasangan bupati terpilih hasil pemilihan dari Pilkada Serentak 2020 lalu hari ini secara resmi telah dilantik dan diambil sumpah jababatannya oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Minggu (20/6/2021).
Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tuban hasil Pemilu 2020 itu dilakukan di dua tempat berbeda, yakni untuk pelantikan Bupati Tuban secara langsung di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Sedangkan Wakil Bupati Tuban mengikuti pelantikan di Rumah Dinas Wakil Bupati secara virtual karena alasan hasil swabnya sempat dinyatakan positif Covid-19.
Prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tuban yang berlangsung Gedung Grahadi itu dihadriri sejumlah tokoh seperti Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali, Anggota DPR RI Komisi VII, Haeny Relawati Rini Widyastuti, yang merupakan ibu dari Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky. Kemudian Wagub Jatim, Emil Elistianto Dardak, Akbar Tanjung, Forkopimda Kabupaten Tuban, Komisioner KPU dan Bawaslu serta sejumlah petinggi partai politik di Jatim.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-tuban”]
Dalam sambutannya setelah prosesi pelantikan itu, Gubernur Jawa Timur menjelaskan alasan mengapa Wakil Bupati Tuban, Riyadi mengikuti pelantikan secara virtulal. Hal itu terpaksa dilakukan lantaran mengingat pelaksanaan pelantikan masih dalam situasi Pandemi Covid-19 dan Wakil Bupati Tuban itu hasil swabnya sempat terpapar Covid-19.
“Terakhir sudah terkonfirmasi negatif (Wabup Tuban). Tapi, kemarin sempat positif. Untuk menjaga kebaikan bersama, maka proses pelantikan dilakukan secara virtual untuk wakil bupati Tuban,” terang Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur mengawali sambutan dalam pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tuban itu.
Melanjutkan sambutannya, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan pembangunan di Kabupaten Tuban dapatnya meneladani ajaran Sunan Bonang Tuban, yaitu pembangunan mengedepankan Harmonis Partnership. Konsep Harmonis Partnership mengisyaratkan pembangunan Kabupaten Tuban yang menjaga hubungan masyarakat yang saling menghormati dan toleransi. “Pembangunan daerah yang harmonis dan modern sejalan dengan pembangunan Jawa Timur,” lanjut Gubernur Jatim.
Lebih lanjut, Kabupaten Tuban kini tengah berkembang menjadi kota industri yang banyak mendatangkan investor, kondisi tersebut harus disikapi dengan tersedianya infrastruktur pendukung untuk menghubungkan titik-titik strategis. Pemprov Jatim bersama Pemkab Tuban akan berkoordinasi PT. KAI terkait refungsionalisasi rel kereta api di kabupaten Tuban yang tidak aktif.
“Tujuannya, mempermudah dan mempercepat akses ke Kabupaten Tuban. Sehingga pekerja dari luar daerah tetap dapat bekerja di Tuban tanpa harus menetap di Tuban sehingga meminimalkan dampak sosial,” sambung Khofifah.
Selain itu, Gubernur Jatim juga berpesan kepada Bupati dan Wabup Tuban yang baru dilantik itu senantiasa bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk penguatan dan pembangunan di Kabupaten Tuban. Tujuan akhirnya adalah untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tuban.
Sementara itu, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., menyatakan akan segera berkoordinasi dengan OPD sejak hari pertama menjabat. Berbagai program kerja yang telah disusun sebelumnya akan segera diimplementasikan.
Bupati Tuban yang masih muda itu menjelaskan Pemkab Tuban akan memprioritaskan penguatan infrastruktur jalan, peningkatan mutu kesehatan, dan pendidikan. Karenanya, sejumlah program disiapkan yang ditunjang sarana dan prasarana yang memadai.
“Kami akan segera turun ke masyarakat. Selanjutnya, mari bersama-sama membuat karya terbaik untuk Kabupaten Tuban, sehingga lebih sejahtera, berdaya, dan diberdayakan,”kata Aditya Halindra Faridzky, Bupati Tuban dalam siaran persnya.[mut/kun]






