Bojonegoro (beritajatim.com) – Sebanyak 510 Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro pensiun tahun 2021. Dari jumlah ASN yang pensiun itu terbanyak dari tenaga pengajar atau guru, Jumat (21/5/2021).
“Tahun ini yang pensiun ada sebanyak 510 ASN dan terbanyak dari tenaga guru,” ujarKabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Aparatur, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro Joko Tri Cahyono.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-bojonegoro”]
Sehingga banyaknya ASN yang pensiun tersebut ada beberapa kekosongan jabatan. Ditambah tahun lalu (2020) Pemkab Bojonegoro tidak melakukan perekrutan CPNS. Untuk mengisi kekosongan itu, tahun ini Pemkab Bojonegoro membuka lowongan CPNS sebanyak 704 formasi.
Seleksi CPNS akan dibuka dengan berbagai bidang keilmuan mulai 30 Mei 2021 mendatang. Dari 704 formasi yang dibuka untuk lowongan CPNS itu terbagi menjadi dua. Diantaranya, sebanyak 351 formasi PPPK guru, dan tujuh formasi PPPK tenaga kesehatan. Serta sebanyak 235 CPNS untuk tenaga kesehatan (nakes) dan 111 tenaga teknis.
“Formasi itu sesuai kebutuhan organisasi. Sebelumnya ada yang kurang maupun penambahan baru. Untuk penambahan formasi baru seperti Analis Penyakit Menular di Dinas Kesehatan. Sedangkan sisanya karena sudah pensiun,” ungkapnya.
Saat ini proses rekrutmen CPNS tersebut masih dalam pembahasan, baik secara teknis maupun persyaratan khusus. “Sekarang sedang persiapan pengumuman dan masih dirapatkan. Tinggal menunggu keputusan bupati untuk informasi lowongan dan persyaratan khusus,” pungkasnya. [lus/kun]






