Mojokerto (beritajatim.com) – Terduga teroris yang diamankan Tim Densus 88 Mabes Polri diketahui berprofesi sebagai penjual parfum online. Setiap harinya, terduga kos di Dusun Jabon RT 13 RW 04, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.
Kepala Dusun (Kadus) Jabon, Nur Salam (48) mengatakan, ia sendiri belum pernah bertemu dengan yang bersangkutan. “Informasi dari warga katanya jualan parfum. Orang mana tidak tahu, karena saat diminta menyerahkan identitas hanya janji-janji saja,” ungkapnya, Jumat (26/2/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”penggerebekan-teroris”]
Informasi beritajatim.com menyebutkan, jika terduga teroris tersebut atas nama Musa Efendi berusia 40 tahun. Terduga merupakan penjual parfum online yang baru kos di tempat kos milik Hj Nur Wakid sejak bulan Januari 2021 lalu.

Untuk keseharian, terduga melakukan transaksi jual beli parfum secara online. Terduga jarang berinteraksi sosial dengan tetangga dan masyarakat sekitar. Namun terduga diketahui rajin ke masjid terdekat untuk menunaikan sholat.
Sebanyak delapan orang dari Tim Densus 88 Mabes Polri dengan menggunakan mobil Toyota Innova dan Toyota Avanza melakukan penangkapan terhadap terduga teroris saat hendak menunaikan Sholat Jumat. Terduga ditangkap di pertigaan dekat tempat kos. [tin/ted]






