“Selain mengikuti peraturan dan perundangan yang ada, saya berharap sebetulnya untuk menghindari kebijakan yang kontroversial. Kegaduhan yang terjadi seperti itu. Beliau (Bupati Faida) sempat menyampaikan bahwa ada keinginan melakukan yang terbaik pada saat terakhir. Saya katakan monggo, itu bagus,” kata Muqiet.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-jember”]
Saat ini, Pemkab Jember mengalami krisis birokrasi. Sekretaris Daerah Mirfano diberhentikan oleh Bupati Faida dan sejumlah pelaksana tugas pimpinan organisasi perangkat daerah diganti. Padahal, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sudah melarang adanya pergantian pejabat hingga calon bupati terpilih dilantik.
Terbaru, Bupati Faida menemui tim gabungan Kementerian Dalam Negeri, Komisi Aparatur Sipil Negara, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Jakarta kemarin. Dia diperiksa atas dugaan penyalahgunaan wewenang dan permintaan keterangan dalam bentuk berita acara pemeriksaan. [wir/ted]






