Jember (beritajatim.com) – Faida, calon bupati petahana di Kabupaten Jember, Jawa Timur, akhirnya memaparkan alasan pemasangan foto dirinya dan foto Wakil Bupati Abdul Muqiet Arief pada tubuh 248 unit ambulans desa, saat debat calon bupati dan wakil bupati putaran kedua, di Studio JTV, Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/11/2020) malam.
“Kami tegaskan, kami pasang gambar Faida-Muqiet itu untuk menegaskan, karena sudah dikenal kalau Faida itu anti pungli, tidak ada bayar-membayar. Ada Kiai Muqiet, ini karena layanannya, wakilnya kiai, halal. Itu ada gambar kami bukan karena kampanye. Itu tandanya layanan ambulans-nya gratis dan halal,” kata Faida.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jember”]
“Kami bisa pastikan layanan itu memang tidak berbayar. Kalau ada yang berbayar, tolong laporkan kepada kami, karena kami sudah mengumumkan kepada semua pihak: bukan untuk membawa ke kota, tapi untuk membawa layanan terdekat. Pustu (Puskesmas Pembantu) adalah layanan yang terdekat. Dari rumah ke pustu itu pun perlu transportasi,” kata Faida.
Menurut Faida, periode emas pelayanan dalam kedaruratan tidak bisa kembali. “Nyawa orang tidak bisa kembali,” katanya. [wir/but]






