Gresik (beritajatim.com)- Atlet sepatu roda asal Gresik, berhasil menyabet tiga medali emas, empat perak, dan tiga medali perunggu, di ajang Kejurprov Jawa Timur yang digelar di trek sepatu roda Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Acara ini berlangsung mulai 3 hingga 5 Desember 2021.
Kejurprov tersebut diikuti atlet dari Pengkab/pengkot Porserosi Jatim. Ada tiga kategori yang dilombakan. Mulai dari kelas pemula, standar hingga speed. Di kelas bergengsi speed dilombakan untuk berbagai kelompok umur (KU), dari KU A sampai KU Junior putra putri.
Kejurprov kali ini sekaligus menjadi ajang uji coba para atlet sepatu roda yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 di Lumajang, Jember, Bondowoso dan Situbondo. Ada 64 atlet sepatu roda asal Gresik yang berlaga di semua kelas. Kategori speed didominasi para atlet Puslatkab Porprov 2022 sebanyak 14 atlet putra dan putri.
May Annaya Syahputri, atlet andalan sepatu roda asal Gresik, kembali menunjukkan ketangguhan di kelas nomor yang diikutinya. Di hari pertama di kelas KU C Putri 5000 m Elm, Memey panggilan akrab anak kelas 6 SD itu sudah menyabet emas untuk kontingen Gresik.
Sementara rekannya, Memey, Chasbullah yang juga turun di kelas KU C Putra 5000 Elm merebut emas kedua bagi tim Gresik. Posisi kedua direbut atlet dari Kota Kediri. Sementara posisi ketiga juga direbut atlet Gresik, Devalensio Bagus Alamsyah Putra.
Medali emas ketiga bagi Gresik diraih pada kelas non-unggulan, yakni atlet Alifia Larasati Ramadhani yang turun di kelas 300 m ITT KU Junior. Medali perak dan perunggu juga direbut atlet dari Gresik, yakni Lintang Jenius Claudia A Junina dan Billa Insan Lahiria.
Peraih medali lainnya untuk tim Kabupaten Gresik adalah Mochammad Bayu Syahdewa (perak) dan Ryan Pratama Yulianto (perunggu) pada kelas 300 m ITT KU D Putra.
Selanjutnya dua medali perak disumbangkan oleh Zhara Alya Gerbang Zhabrina di kelas 300 m ITT KU D Putri, dan Muhammad Aufar Sauqi Hirzi di nomor 200 m ITT KU B Putra. Pelatih kepala Porserosi Gresik, Judhi berharap pada hari kedua dan ketiga timnya masih bisa menambah pundi-pundi medali.
“Gresik tidak termasuk tim pengkab/pengkot unggulan namun beberapa atletnya yang tampil pada nomor-nomor unggulan berhasil menyabet peringkat pertama, dan hasil pada kejurprov kali ini akan menjadi bahan dasar evaluasi kami untuk menghadapi Porprov 2022 tahun depan,” tandasnya. [dny/suf]






