Kediri (beritajatim.com) – Klenteng Tjoe Hwi Kiong dipadati ribuan orang. Bernuansa serba merah, klenteng nampak apik dalam perayaan Festival Cap Go Meh tahun 2020. Ribuan piring berisi irisan lontongpun menyambut setiap tamu yang datang. Festival Cap Go Meh tahun 2020 ini semakin meriah dengan diisi berbagai penampilan. Mulai dari Wushu, paduan suara, dance , hingga penampilan barongsai yang menarik perhatian. Festival Cap Go Meh merupakan puncak perayaan dari Imlek. Artinya sebuah perayaan di malam bulan purnama pertama di awal Tahun Baru Imlek.
Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar bersyukur dapat bersama-sama menikmati Festival Cap Go Meh. Dimana dalam Festival Cap Go Meh ini dapat disaksikan keharmonisan yang luar biasa. “Keharmonisan ini terbungkus dalam tagline Menjalankan Kebajikan untuk Menjaga Keharmonisan. Tentu kita akan jaga keharmonisan di Kota Kediri ini sampai nanti,” ujarnya.

[berita-terkait number=”4″ tag=”Kota-Kediri”]”Patut kita syukuri di Kota Kediri semua dapat beribadah dengan khusyuk. Perekonomian dan kemajuan pembangunanpun juga berjalan dengan lancar di Kota Kediri. Ini harus kita jaga terus,” ungkapnya.

Turut hadi dalam acara Festival Cap Go Meh, Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri Martini, FKUB, dan FKPUB. [nm/but]






