Kediri (beritajatim.com) — Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri untuk kelima kalinya menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN). Dimana WTN merupakan penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia kepada Pemerintah Daerah baik provinsi dan kota/kabupaten di bidang lalu lintas, angkutan dan keselamatan jalan.
Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi kepada Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (15/9/2019). Tahun ini Pemkot Kediri meraih WTN pada kategori WTN dengan catatan.

[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-kediri”]”Baru saja menyerahkan penghargaan Wahana Tata Nugraha untuk pemerintah provinsi, kota, dan kabupaten. Ini adalah upaya pembinaan bagi Kemenhub agar semua pihak itu memenuhi kriteria-kriteria yang kita berikan. Ada yang sudah maksimal namun ada juga yang belum maksimal dan ini kita pantau setiap 2 tahun sekali,” tuturnya.

Usai menerima penghargaan Wakil Walikota Kediri Lilik Mubibbah mengungkapkan rasa syukur atas diterimanya WTN ini.

Kedepan, wanita yang akrab disapa Ning Lik ini berharap agar pencapaian ini ditingkatkan. “Semoga tahun depan mendapat yang lebih baik yakni bisa meraih WTN tanpa catatan. Dan kedepan tersedianya angkutan massal di Kota Kediri,” harapnya.
Dari 145 peserta WTN seluruh Indonesia, sebanyak 77 kota/kabupaten yang mendapat piala WTN ini. Dimana salah satunya adalah Kota Kediri. Keberhasilan ini karena Kota Kediri memiliki beberapa program unggulan. Diantaranya, traffic ber-ATCS di 17 simpang, angkutan kota dan bus sekolah yg bersubsidi khusus pelajar, angkutan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), sosialisasi keselamatan berlalu lintas pada remaja di usia produktif dan pengguna jalan, memiliki Rute Aman Selamat Sekolah (RASS), aplikasi Traker dan SIM Lalu lintas.
Penghargaan WTN diberikan berdasarkan hasil penilaian terhadap kinerja penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan dengan objek penilaian melalui lima bidang.

Penilaian penghargaan WTN pada tahun ini diselenggarakan selama 5 hari yang dimulai pada tanggal 22- 26 April 2019. Dimana anggota tim penilai penghargaan WTN 2019 ini merupakan perwakilan dari Kemenhub, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), akademisi, dan pakar transportasi. [adv humas/nng].






