Sidoarjo (beritajatim.com) – Sebanyak 40 Pasis Perwira PK TNI AL Angkatan XXVI Tahun 2018 menerima pembekalan dari Komandan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H., M.Han di Rupat Wisma Perwira Lanudal Juanda, Kamis (15/8/2019).
Pembekalan merupakan hal yang sangat penting untuk Pasis PA PK TNI AL sebelum mengawali tugasnya di jajarannya, seperti di Puspenerbal yang merupakan badan pelaksana pusat di bawah Mabesal, yang melaksanakan pembinaan meliputi bidang personel, logistik, pangkalan hingga pembinaan profesi Penerbangan TNI-AL.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tni”]
Komandan Puspenerbal Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H., M.Han mengatakan, Puspenerbal memiliki peran yang sangat strategis dalam operasi laut. Karena itu pesawat udara merupakan salah satu unsur Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT), bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kapal perang.
“SSAT mempunyai fungsi sebagai kepanjangan mata dan tangan yang dapat digunakan untuk striking force dalam berbagai operasi laut,” katanya.
Edwin menambahkan, dalam memenuhi kebijakan dasar pembangunan TNI-AL menuju minimum essential force, Puspenerbal terus mengupayakan pembangunan kekuatan Penerbangan TNI-AL.
“Selain itu dunia penerbangan militer tidak dapat dipisahkan dari regulasi keselamatan kerja. Harapannya seluruh Pasis untuk lebih memahami arti penting zero accident,” tukasnya.
Selesai pembekalan dilanjutkan dengan pemutaran film dokumenter berjudul “Profil Penerbangan TNI-AL”, yang disambut antusias oleh para perwira muda tersebut dan dituangkan dalam sesi tanya jawab seputar Penerbangan TNI-AL.
Acara tersebut diakhiri dengan pengenalan alutsista Penerbangan TNI Angkatan Laut di Apron Hanggar Lanudal Juanda untuk menyaksikan gelar statis Pesawat Udara Wing Udara 2 Puspenerbal, terdiri dari pesawat Bonanza, Casa NC-212, CN-235, Helikopter AS565 MBe Panther dan lainnya. [isa/suf]







