Surabaya (beritajatim.com) – Indonesia adalah produsen kopi ke 4 terbesar di dunia. Bahkan beberapa jenis kopinya terkenal di dunia. Dan Jatim salah satu penghasil kopi Indonesia. Produksi kopi Jawa Timur pada tahun 2017 mencapai
65,41 ribu ton atau berkontribusi lebih dari 10% rata-rata produksi kopi nasional.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Disperindag Jawa Timur, Drajat Irawan yang mengakui saat ini jenis kopi di Jatim pun semakin beragam dan industri makanan dan minuman pun semakin berkembang. Kini tinggal mengemas hasil kopi Jatim menjadi lebih bermutu dan diminati pasar.
Hal ini juga yang menjadikan Drajat optimis melalui Fastival Kopi Jawa Timur yang digelar di Grand City ini akan membangkitkan gairah petani kopi maupun pengusaha minuman dan cafe di Jatim.
“Tak hanya mendorong masyarakat mencintai kopi nya sendiri tetapi kami juga terus mendukung petani dan UMKM pengolahan kopi untuk berbicara di pasar Internasional. Karena jika kopi yang diekspor dalam bentuk olahan akan memberikan nilai tambah bagi IKM terutama dari sisi harga bisa meningkat di kisaran 30 persen hingga 60 persen,” beber Drajat.
Drajat menjelaskan ekspor kopi dan olahan kopi Jawa Timur pada tahun 2018 mencapai USD187,09 juta, sebagian besar berupa biji kopi belum diolah (73,05 persen) dan kopi instan (22,17 persen), sisanya berupa kopi bubuk, biji kopi panggang (roasted), dan minuman kopi lainnya. Negara utama tujuan ekspor kopi antara lain adalah Mesir, Jepang, Italia, Amerika Serikat, dan Taiwan.
Sementara impor kopi dan olahan kopi Jawa Timur pada tahun 2018 mencapai USD90,35 juta, sebagian berupa biji kopi belum diolah (49,86 persen) yang berasal dari Vietnam, Brasil, dan Papua Nugini. Dengan demikian, neraca ekspor-impor kopi Jawa Timur surplus.
Produksi kopi Jawa Timur pada tahun 2017 mencapai 65,41 ribu ton atau berkontribusi lebih dari 10 persen rata-rata produksi kopi nasional. Bersama Sumatera Selatan, Lampung, Aceh, dan Sumatera Utara, Jawa Timur termasuk 5 provinsi penghasil kopi terbesar di Indonesia.
Terdapat 5 kabupaten penghasil utama kopi di Jawa Timur: Banyuwangi, Jember, Kabupaten Malang, Bondowoso, dan Kabupaten Blitar. Indikasi Geografis (IG) kopi yang berasal dari wilayah Ijen (Bondowoso dan sekitarnya) telah mendapat sertifikat Indikasi Geografis (IG) pada tahun 2013, yakni Kopi Arabica Java Ijen Raung. Kopi jenis ini sangat terkenal di luar negeri dengan sebutan Java Coffee.[rea/ted]






