Bojonegoro (beritajatim.com) – Puluhan hektare lahan persawahan siap tanam terendam banjir. Banjir luapan Sungai Gandong tersebut terjadi di Desa Mejuwet RT 04 dan RT 05 RW 01 Kecamatan Sumberjo, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (26/12/2018) sekitar pukul 03.00 WIB.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Nadif Ulfia mengatakan, banjir luapan Kali Gandong tersebut lantaran hujan turun dengan intensitas tinggi di wilayah selatan Bojonegoro.
Akibatnya, selain 20 hektare lahan sawah siap tanam yang terendam, juga jalan poros desa, SDN Mejuwet 2, TK, Lapangan dan pemakaman umum di desa setempat. \\\”Personil Pusdalops dan TRC sudah melakukan assesment terkait kerusakan, kerugian, dan sumber daya yang terdampak di lokasi kejadian,\\\” ujar Naif.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar daerah rawan bencana untuk selalu waspada. APalagi jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Selain itu, unsur dari pemerintahan harus lebih respon untuk melaporkan setiap kejadian bencana yang terjadi di wilayah masing-masing.
\\\”Nilai kerugian akibat banjir luapan ini masih dalam proses perhitungan. Kami mengimbau agar RT/RW untuk membuat laporan kejadian ke Kelurahan atau desa,\\\” imbuhnya. [lus/but]





