Kediri (beritajatim.com) – Seorang balita di Kediri ditemukan tewas dalam tandon air. Korban diketahui bernama Rafka (5) warga Dusun Karangnongko, Desa Sumberagung, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.
Kasi Humas Polsek Plosoklaten Bripka Mayanto Fajar mengatakan, kejadian tersebut diketahui pukul 18.30 WIB. Menerima laporan itu pihaknya langsung menuju tempat kejadian perkara. \\\”Kami langsung ke lokasi kejadian bersama tim identifikasi Polres Kediri,\\\” terang Mayanto melalui ponselnya.
Awalnya Rafka pamit kepada Leginem (40) ibunya untuk membeli jajan ke tetangga sebelah. Setelah ditunggu hampir satu jam oleh sang ibu, Rafka tidak kunjung pulang. Takut terjadi hal yang tidak diinginkan, Leginem mencari putranya itu.
Leginem berusaha mencari di sekitar ladang yang jaraknya sekitar 75 meter dari rumah. Pada saat di cari ladang sang ibu menemukan putranya mengapung di tandonan air. Leginem spontan panik dan berteriak meminta tolong serta berusaha mengevakuasi jasad korban. \\\”Saat ditemukan korban sudah posisi mengapung di tandon air,\\\” ungkapnya.
Setelah membeli jajan, korban diduga bermain di tandon air ladang dengan kedalaman 110 sentimeter, panjang 2,5 meter dan lebar sekitar 1 meter. Korban diduga terpeleset dan tidak bisa berenang hingga akhirnya korban meninggal.
\\\”Kami menduga korban terpeleset di tandonan air. Dari hasil pemeriksaan dokter setempat dan identifikasi Polres Kediri tidak ditemukan adanya bekas luka tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban,\\\” jelasnya. [nng/suf]





