Surabaya (beritajatim.com) – Caleg PSI untuk DPR RI dari Dapil 1 Dhimas Anugrah sangat prihatin atas kejadian amblesnya jalan di bilangan Raya Gubeng. Namun demikian ia tidak ingin masyarakat Surabaya panik.
Terkait kejadian ini, Dhimas mendesak DPRD Kota Surabaya untuk meminta klarifikasi dari Pemkot, Dinas yang mengeluarkan izin, kontraktor, konsultan perencanaan, dan pengawas proyek.\\\”
Hal ini agar masyarakat segera mendapat kejelasan mengenai apa penyebab terjadinya jalan yang ambles tersebut. Jangan biarkan masyarakat bertanya-tanya dan timbul prasangka-prasangka.
\\\”Di tengah masyarakat telah beredar kabar simpang-siur mengenai penyebab amblesnya jalan di Raya Gubeng ini, maka DPRD perlu mendesak pihak-pihak tekait untuk memberi informasi sebenar-benarnya dan bahkan pertanggungjawaban. Jika ada yang terbukti melakukan kelalaian, maka perlu segera ditindak tegas, karena peristiwa ini berpotensi menimbulkan korban jiwa.\\\”
Bagi Dhimas, jangan sampai kejadian serupa terjadi lagi. Terdengar juga kabar bahwa ada \\\”permainan\\\” izin yang diindikasikan dilakukan oleh lingkaran Pemkot Surabaya, maka ini harus diselidiki.
Yang perlu diselidiki juga adalah apakah Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Kota Surabaya benar-benar sudah memberi perizinan IMB dua tahun lalu atau justru baru-baru ini? Ini perlu diusut tuntas.
Hal ini penting diselidiki karena jika merujuk pada Undang-Undang Nomor 28 tentang Bangunan Gedung, maka sebelum izin dikeluarkan Pemkot, semua bangunan gedung tinggi harus mendapat persetujuan dari tim ahli bangunan gedung.
Dhimas mempertanyakan, \\\”Apakah proyek ini sudah dicek strukturnya, AMDAL-nya, mekanik enginering, dan kekuatannya?\\\”
Dhimas percaya Tim Labfor Mabes Polri sangat profesional menyelidiki pembangunan di bilangan Gubeng itu sesuai dengan perizinan yang dikeluarkan atau tidak. Apakah pelaksanaan sudah sesuai dengan rencana kerjanya. [ifw/but]





