Surabaya (beritajatim.com) – Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V mencatat moment Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan meningkatkan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) di beberapa daerah jujukan wisata.
\\r\\n
rn
\\r\\n
Diantaranya Malang Raya akan terjadi kenaikan konsumsi BBM dan elpiji hingga 10 persen dan Banyuwangi permintaan akan avtur (bahan bakar pesawat) akan naik 3 kali lipat.
Hal ini diungkapkan oleh Ibnu Chouldum, General Manager Pertamina MOR V, dimana dua daerah ini memiliki destinasi wisata yang cukup tinggi. Kenaikan konsumsi permintaan akan mulai terjadi besok (20/12/2018) hingga 2 Januari 2019 mendatang.
\\\”Khusus untuk Kota Surabaya saat Natal justru akan turun 2 persen konsumsi BBM maupun elpiji-nya karena sebagian besar warga Surabaya lebih memilih liburan Natal untuk mudik,\\\” beber Ibnu.
Sedangkan untuk konsumsi avtur di Bandara Juanda juga akan mengalami kenaikan hingga 5 persen dan kenaikan cukup besar yakni 10 persen akan terjadi di Bali. Sebab wisatawan akan memadati pulau Bali hingga dipenghujung tahun nanti.
\\\”Jika ditotal kenaikan konsumsi BBM di Jatim naik hingga 6 persen. Sedangkan Elpiji naik hingga 5 persen ,\\\” jelasnya.
Meningkatnya permintaan BBM maupun elpiji ini membuat peluang kelangkaan cukup besar. Demi menjaga agar distribusi terkendali MOR V pun membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas sejak tanggal 18 Desember 2018 hingga 8 Januari 2019.
Tim Satgas ini akan berperan khusus dalam memantau dan mengkordinasikan penyaluran BBM dan LPG mulai dari penguatan stok, kelancaran distribusi di jalan raya hingga pemantauan kondisi di lapangan, sehingga ketersediaan BBM dan LPG di masyarakat dapat terus terpenuhi.
\\\”Konsumsi normal harian BBM jenis premium, pertalite, pertamax, pertamax turbo, solar, dexlite serta Pertamina dex berada pada kisaran volume 20.290 KL/hari. Sementara menjelang peringatan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019, Pertamina memprediksi terjadi kenaikan konsumsi sebesar 6 persen,\\\” tandasnya.
Berikut daftar tabel kenaikan BBM :
Premium
4.440 KL/Hari naik hingga 4.845 KL/Hari
Pertalite
6.890 KL/Hari naik hingga 7.295 KL/Hari
Pertamax
2.075 KL/Hari naik hingga 2.080 KL/Hari
Pertamax Turbo
65 KL/Hari naik hingga 70 KL/Hari
Solar
6.590 KL/Hari turun menjadi 6.210 KL/Hari
Dexlite
140 KL/Hari naik tipis menjadi 145 KL/Hari





