Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di objek wisata Pintu Langit, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/7/2026). Acara tersebut dihadiri langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi yang akrab disapa Arifah Fauzi.
Suasana peringatan berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan siswa yang antusias menampilkan berbagai bakat. Para pelajar unjuk kebolehan melalui seni tari, pembacaan puisi, hingga atraksi Polisi Anak.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri PPPA Arifah Fauzi mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang meluncurkan program layanan Perisai Anak.
“Pemprov Jatim benar-benar memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak, bukti nyata telah memberikan layanan Perisai Anak yang akan melindungi perempuan dan anak di Jatim,” kata Arifah.
Program tersebut dihadirkan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keamanan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan. Kehadiran layanan Perisai Anak diharapkan mampu merespons dengan cepat berbagai aduan dan persoalan yang dihadapi anak-anak di Jawa Timur.
Arifah juga menegaskan bahwa persoalan perempuan dan anak tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja tanpa kolaborasi.
“Permasalahan perempuan dan anak harus semua pemangku kepentingan ikut andil dalam penyelesaian permasalahan, tidak bisa berdiri sendiri,” jelasnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari aparat penegak hukum hingga berbagai pihak terkait, untuk bersinergi. Penanganan yang komprehensif dari berbagai sektor dinilai menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan perempuan dan anak secara menyeluruh.
Selain itu, Menteri PPPA berpesan kepada para orang tua agar selalu menjaga anak dari ancaman media sosial dan pergaulan bebas.
“Kita sebagai orang tua wajib mengetahui segala kegiatan anak terutama pada media sosial yang sangat besar pengaruhnya, selain itu pergaulan bebas yang dianggap gaya hidup,” tutupnya.
Peran aktif orang tua dalam mengawasi aktivitas sehari-hari anak sangat diperlukan agar generasi muda tidak terjerumus ke dalam hal-hal negatif. Melalui momentum peringatan HAN ke-42 di Pasuruan ini, sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kementerian PPPA diharapkan dapat mewujudkan lingkungan yang semakin aman bagi anak. (ada/kun)






