Surabaya (beritajatim.com) – Di tengah tekanan ekonomi dan berbagai tantangan kehidupan, ribuan orang dari Surabaya dan sejumlah daerah di Jawa Timur mengikuti konvensi tahunan Saksi-Saksi Yehuwa bertajuk “Bahagia Selamanya”.
Selama tiga hari, peserta diajak memahami konsep kebahagiaan sejati berdasarkan ajaran Yesus yang tertulis dalam Alkitab.
Konvensi yang digelar secara gratis tersebut diikuti jemaat dari Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Jombang, hingga sebagian Madiun di Grand City Surabaya. Selain peserta yang hadir langsung, kegiatan juga diikuti secara daring melalui layanan streaming.
Juru Bicara Saksi-Saksi Yehuwa, Bram Wardhana, mengatakan tema tahun ini dipilih karena banyak orang merasa sulit menemukan kebahagiaan di tengah berbagai persoalan hidup.
“Selama tiga hari ini kita akan belajar khususnya dari Kitab Suci bagaimana kita bisa benar-benar bahagia selamanya,” ujar Bram.
Menurutnya, pembahasan selama konvensi berpusat pada ajaran Yesus Kristus sebagaimana tercatat dalam Injil.
“Semua dasarnya ada dalam Kitab Suci, tepatnya di Injil. Bagaimana Yesus mengajari kita semua supaya bisa memperoleh kebahagiaan sejati,” katanya.
Kebahagiaan Tidak Selalu Soal Materi
Bram menilai banyak orang mengukur kebahagiaan dari keberhasilan ekonomi maupun materi. Padahal, menurutnya, ada dimensi lain yang tak kalah penting, yakni kehidupan rohani.
“Mengingat sekarang ekonomi sedang sulit dan banyak masalah, kebahagiaan itu tidak selalu diukur dari materi. Ada sisi kerohanian yang juga bisa membawa seseorang merasakan kebahagiaan,” jelasnya.
Ia mengajak masyarakat Surabaya dan sekitarnya untuk hadir dan mendengarkan langsung materi yang disampaikan selama konvensi.
Diperkirakan Dihadiri Hingga 2.500 Peserta
Panitia memperkirakan jumlah peserta yang hadir secara langsung mencapai sekitar 2.000 hingga 2.500 orang pada puncak acara akhir pekan pada Minggu 26 Juli 2026. Jumlah tersebut masih ditambah peserta yang mengikuti secara daring.
“Biasanya hari Sabtu dan Minggu menjadi puncak karena pada Jumat masih banyak yang bekerja. Total peserta, termasuk streaming, bisa mencapai sekitar 2.500 orang,” kata Bram.
Konvensi di Surabaya merupakan salah satu rangkaian pertemuan tahunan yang tahun ini diselenggarakan di sekitar 21 kota besar di Indonesia.
Dihadiri Tamu dari Jepang hingga Amerika
Tidak hanya diikuti jemaat dari berbagai daerah di Indonesia, konvensi tersebut juga dihadiri sejumlah peserta dari luar negeri yang sedang berada di Indonesia.
Bram menyebut beberapa di antaranya berasal dari Jepang, Austria, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat.
“Mereka adalah Saksi-Saksi Yehuwa yang kebetulan sedang berada di Indonesia, baik karena liburan maupun mengunjungi keluarga. Karena jadwal kegiatan tersedia secara terbuka, mereka dapat bergabung mengikuti acara ini,” ujarnya.
Bahas Ajaran Yesus dan Harapan Masa Depan
Selain ceramah berdasarkan Alkitab, konvensi bertema “Bahagia Selamanya” juga menghadirkan wawancara, presentasi video, hingga pembahasan mengenai kehidupan dan pelayanan Yesus Kristus.
Beberapa materi yang dibahas antara lain “Benar-Benar Bahagia Selamanya — Apa Masuk Akal?”, “Kenapa Kalian Khawatir?”, serta “Apakah Anda Sudah Menemukan Harta Itu?”.
Menurut Bram, seluruh rangkaian acara bertujuan membantu masyarakat menemukan harapan dan ketenangan batin melalui prinsip-prinsip Alkitab.
“Kami berharap siapa pun yang hadir bisa memperoleh manfaat dan menemukan bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya bergantung pada keadaan ekonomi, tetapi juga pada kehidupan rohani yang kuat,” pungkasnya. (ted)






