Ringkasan Berita:
- Pemkab Ponorogo menargetkan tambahan PAD lebih dari Rp200 juta dari lelang 32 kendaraan dinas dan inventaris kantor.
- Sebanyak 29 sepeda motor dan tiga mobil dinas akan dilepas melalui KPKNL Madiun.
- Kendaraan yang dilelang didominasi motor keluaran era 1990-an hingga awal 2000-an, termasuk Honda Win.
- Proses administrasi masih berlangsung dan lelang dijadwalkan digelar pada Oktober 2026.
Ponorogo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo membidik tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih dari Rp200 juta melalui lelang 32 kendaraan dinas beserta sejumlah barang inventaris yang sudah tidak lagi digunakan. Selain mengoptimalkan aset daerah yang tidak produktif, langkah tersebut juga bertujuan mengosongkan gudang penyimpanan barang milik pemerintah.
Saat ini, Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Ponorogo masih menyelesaikan berbagai tahapan administrasi agar proses lelang dapat dilaksanakan sesuai jadwal pada Oktober 2026.
Kepala Bidang Aset BPPKAD Ponorogo, Zaenal Arifin, mengatakan potensi penerimaan daerah dari hasil lelang diperkirakan melampaui Rp200 juta. Selain kendaraan dinas, sejumlah inventaris kantor seperti komputer dan kipas angin juga akan dimasukkan dalam paket lelang sehingga diharapkan mampu meningkatkan nilai penjualan aset.
“Dari lelang ini, diharapkan potensi PAD yang masuk lebih dari Rp200 juta,” kata Zaenal, Jumat (24/7/2026).
Seluruh aset tersebut akan dilelang melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Madiun. Pemkab Ponorogo kini masih menunggu jadwal resmi dari KPKNL sembari menuntaskan seluruh persyaratan administrasi yang dibutuhkan sebelum lelang dibuka untuk masyarakat.
Berdasarkan data sementara, terdapat 32 kendaraan dinas yang akan dilelang. Rinciannya terdiri atas 29 unit sepeda motor dan tiga unit mobil dinas yang selama ini sudah tidak lagi dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional pemerintah daerah.
Zaenal menjelaskan, sepeda motor yang akan dilepas didominasi kendaraan produksi era 1990-an hingga awal 2000-an. Salah satu model yang masuk dalam daftar lelang adalah Honda Win, motor legendaris yang dahulu banyak digunakan sebagai kendaraan operasional instansi pemerintah.
“Untuk sepeda motor yang dilelang ya keluaran sekitar tahun 1990-an hingga awal 2000-an. Contohnya Honda Win,” jelas Arifin. [end/beq]






