Ringkasan Berita:
- Persebaya menjadikan Piala Presiden 2026 sebagai ajang pemanasan untuk membangun chemistry tim sebelum menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
- Direktur Operasional Persebaya Candra Wahyudi menyebut target utama Bajul Ijo tetap berada di kompetisi liga, sementara turnamen pramusim dimanfaatkan untuk mematangkan persiapan.
- Pelatih Persebaya fokus menjaga kondisi fisik pemain, terutama pemain baru yang mengalami jet lag serta pemulihan cedera menjelang laga perdana melawan Persija Jakarta.
Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya memanfaatkan ajang Piala Presiden sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi resmi Super League 2026/2027. Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi, menegaskan turnamen pramusim tersebut menjadi momentum penting untuk membangun kesiapan tim, terutama dalam memperkuat chemistry antarpemain.
Persebaya yang bertindak sebagai tuan rumah Piala Presiden akan menggelar pertandingan mulai 26 Juli 2027 di Gelora Bung Tomo, Surabaya. Meski tampil di hadapan pendukung sendiri, Bajul Ijo tidak memasang target berlebihan dan lebih memilih menjadikan turnamen tersebut sebagai pemanasan sebelum kompetisi utama bergulir.
“Kalau secara teknis, tim pelatih yang nanti punya target. Tapi kalau secara keseluruhan, memang namanya preseason, target utama kami pasti di liga. Kalau preseason pasti kami akan maksimalkan membangun chemistry tim,” ungkap Candra, Kamis (23/7/2026)
Menurut Candra, keikutsertaan Persebaya di Piala Presiden memiliki peran penting dalam proses adaptasi skuad. Hal tersebut menjadi perhatian karena komposisi tim musim depan dihuni sejumlah pemain baru yang membutuhkan waktu untuk membangun komunikasi dan kekompakan di lapangan.
“Kami berharap bisa memanfaatkan Piala Presiden untuk memperkuat persiapan karena tujuan utamanya tetap nanti di liga yang harus kami habis-habisan,” tuturnya.
Menjelang pertandingan perdana menghadapi Persija Jakarta, tim pelatih Persebaya saat ini masih fokus memantau kondisi fisik para pemain. Perhatian khusus diberikan kepada pemain baru yang baru bergabung setelah menjalani perjalanan panjang.
“Beberapa pemain yang baru tiba masih mengalami masalah jet lag dan kesulitan tidur, sehingga intensitas latihan mereka harus dijaga agar tidak memicu cedera,” ujarnya.
Selain menjaga kebugaran pemain, pelatih Persebaya juga memprioritaskan pemulihan kondisi pemain yang mengalami cedera. Pemeriksaan rutin dilakukan oleh tim medis untuk memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi siap bertanding.
“Staf pelatih sangat berhati-hati dalam memberikan porsi latihan fisik agar pemain tidak memaksakan diri yang berisiko fatal pada masa persiapan yang singkat,” jelasnya.
Dengan persiapan yang dilakukan secara bertahap, Persebaya berharap Piala Presiden dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan performa tim sebelum memasuki persaingan Super League 2026/2027. Fokus utama Bajul Ijo tetap diarahkan pada kompetisi liga dengan target tampil maksimal sepanjang musim. [way/suf]
Daftar Klub Peserta Piala Presiden 2026:
Grup A
Persib
Arema FC
DPMM FC (Brunei Darussalam)
Tampines Rovers (Singapura)
Grup B
Persebaya
Persija
PSMS
Port FC (Thailand)






