Ringkasan Berita:
- KAI Daop 7 Madiun memberikan tarif reduksi 20 persen bagi penyandang disabilitas pada Hari Anak Nasional 2026.
- Program ini berlaku untuk seluruh perjalanan kereta api jarak jauh setelah pelanggan melakukan registrasi.
- KAI juga menggelar perjalanan edukatif gratis bagi siswa SLB dengan rute Madiun–Blitar.
- Langkah ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan layanan transportasi yang inklusif dan ramah anak.
Blitar (beritajatim.com) – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memperkuat komitmennya menghadirkan layanan transportasi publik yang inklusif dan ramah anak. Salah satu bentuknya adalah pemberian tarif reduksi sebesar 20 persen bagi penumpang penyandang disabilitas, termasuk anak difabel di wilayah Blitar dan daerah lain yang masuk wilayah operasional Daop 7 Madiun.
Program tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Anak Nasional, tetapi juga upaya KAI memperluas aksesibilitas transportasi bagi masyarakat berkebutuhan khusus.
Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan potongan tarif sebesar 20 persen berlaku untuk seluruh perjalanan kereta api jarak jauh. Untuk memperoleh fasilitas tersebut, pelanggan cukup melakukan registrasi awal di stasiun dengan melampirkan surat keterangan dari dokter.
“Untuk mendapatkan tarif reduksi 20 persen ini, pelanggan disabilitas cukup melakukan registrasi awal di stasiun dengan melampirkan surat keterangan dari dokter,” terang Tohari, Kamis (23/7/2026).
Selain memberikan tarif khusus, KAI Daop 7 Madiun juga terus meningkatkan pelayanan bagi penyandang disabilitas. Petugas garda depan seperti Customer Service on Station dan Ticket Officer telah dibekali kemampuan bahasa isyarat agar komunikasi dengan penumpang tunarungu semakin mudah.
KAI juga menghadirkan berbagai fasilitas ramah anak, seperti area bermain (playgame zone) di stasiun serta pembagian Gift for Kids berupa buku mewarnai dan puzzle saat periode libur panjang.
Sebagai puncak peringatan Hari Anak Nasional bertema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, KAI Daop 7 Madiun mengajak puluhan siswa penyandang disabilitas menikmati perjalanan kereta api secara gratis.
Kegiatan tersebut diikuti siswa dari SLB Negeri Banjarsari Wetan Kabupaten Madiun, SLB Manisrejo Kota Madiun, dan SLB Panca Bhakti Magetan. Mereka melakukan perjalanan dengan KA Singasari rute Madiun–Blitar dan kembali menggunakan KA Brantas.
Selama perjalanan, para siswa dikenalkan dengan tata cara menggunakan kereta api, mulai dari proses pencetakan tiket, boarding, hingga edukasi mengenai keselamatan perjalanan. Mereka juga menampilkan berbagai bakat yang mendapat sambutan hangat dari penumpang lainnya.
Tohari menegaskan, anak-anak penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk menikmati layanan transportasi publik sekaligus memperoleh kesempatan belajar dan berekspresi.
“Melalui kegiatan ini, KAI ingin memberikan kenangan manis yang berkesan sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap moda transportasi kereta api sejak usia dini. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan ramah disabilitas di setiap jengkal perjalanan,” tutup Tohari. [owi/beq]






