Ringkasan Berita:
- Seorang pria ditemukan meninggal dunia di teras rumahnya di Desa Ngepeh, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.
- Korban diketahui bernama Nanang Pendo Agung Prastowo dan ditemukan warga sekitar pukul 07.00 WIB.
- Polisi bersama Tim Inafis dan Dokkes Polres Madiun melakukan olah TKP dan pemeriksaan jenazah.
- Hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan, sementara korban diketahui memiliki riwayat penyakit.
Madiun (beritajatim.com) – Warga Desa Ngepeh, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di teras rumahnya, Selasa (21/7/2026) pagi. Korban ditemukan dalam posisi duduk sekitar pukul 07.00 WIB.
Korban diketahui bernama Nanang Pendo Agung Prastowo, warga RT 11 RW 06 Desa Ngepeh, Kecamatan Saradan. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Saradan dan diteruskan kepada Polres Madiun.
Menerima laporan itu, personel Polsek Saradan bersama Tim Inafis dan Dokkes Polres Madiun langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi, serta pemeriksaan terhadap jenazah.
Pamapta 2 Polres Madiun, Ipda S. Pambudi, mengatakan korban diketahui meninggal dunia setelah ditemukan warga sekitar pukul 07.00 WIB.
“Korban, Nanang Pendo Agung, ditemukan meninggal dunia dalam posisi duduk. Setelah kami melaksanakan olah TKP bersama Tim Inafis dan Dokkes Polres Madiun, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan sesuatu hal yang mengarah kepada tindak pidana,” ujar Pambudi.
Ia menegaskan hasil pemeriksaan memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan keterangan keluarga, korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit sehingga kematiannya dipastikan bukan akibat tindak pidana.
“Jadi murni karena kejadian alami, karena yang bersangkutan ternyata mempunyai riwayat sakit. Hasil pemeriksaan sudah bisa dipastikan,” imbuhnya.
Setelah seluruh proses identifikasi dan pemeriksaan selesai dilakukan, kepolisian menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Saat ini jenazah sudah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dirawat dan segera dikebumikan,” pungkas Pambudi. [rbr/beq]






