Probolinggo (beritajatim.com) – Aksi dugaan pencurian sepeda motor di Desa Muneng Kidul, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, berhasil digagalkan warga, Minggu (19/7/2026) petang. Seorang pemuda yang masih berusia belasan tahun diamankan warga setelah diduga hendak membawa kabur sepeda motor milik salah seorang warga.
Berbeda dengan sejumlah kasus serupa yang berujung aksi main hakim sendiri, warga Muneng Kidul memilih menahan diri. Terduga pelaku langsung diamankan dan kemudian diserahkan kepada anggota Polsek Sumberasih untuk diproses sesuai ketentuan hukum.
Peristiwa itu sempat terekam dalam video amatir warga yang kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, pemuda itu tampak diinterogasi oleh warga. Awalnya, ia berdalih datang ke lokasi untuk mengambil buah mangga.
Namun alasan tersebut justru memicu kecurigaan warga. Pasalnya, pohon mangga yang dimaksud diketahui tidak sedang berbuah. Setelah dilakukan pemeriksaan, warga menduga remaja tersebut tengah mengincar sepeda motor yang terparkir di sekitar lokasi.
Dari pengakuannya kepada warga, pemuda itu mengaku berasal dari Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Saat diamankan, ia beberapa kali meminta maaf bahkan sempat menawarkan rokok kepada warga yang menahannya.
Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, saat dikonfirmasi pada Senin (20/7/2026), membenarkan adanya penangkapan seorang remaja yang diduga hendak melakukan pencurian kendaraan bermotor.
“Benar, pada Minggu malam anggota Polsek Sumberasih mengamankan seorang pemuda yang diduga akan melakukan pencurian sepeda motor. Saat ini yang bersangkutan sudah dilimpahkan ke Polres Probolinggo Kota untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Menurut Zainullah, penyidik masih mendalami motif pelaku serta menelusuri kemungkinan keterlibatannya dalam aksi serupa di lokasi lain.
“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk apakah yang bersangkutan pernah melakukan aksi di tempat lain atau memiliki keterkaitan dengan laporan masyarakat mengenai kasus serupa. Proses penyelidikan masih terus dikembangkan,” pungkasnya. (rap/but)






