Ringkasan Berita:
- Turnamen Alumni Brawijaya Golf (ABG) 2026 diikuti 108 pegolf dari berbagai daerah di Indonesia.
- Ajang ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun jejaring alumni, dan membuka peluang kolaborasi lintas profesi.
- ABG juga mendorong regenerasi atlet golf melalui keterlibatan mahasiswa Universitas Brawijaya.
- Selain olahraga, komunitas alumni ini aktif menjalankan program pengabdian kepada masyarakat.
Pasuruan (beritajatim.com) – Sebanyak 108 pegolf yang tergabung dalam Alumni Brawijaya Golf (ABG) Jawa Timur mengikuti turnamen golf tahunan yang digelar di Finna Golf & Country Club, Pasuruan, Senin (20/7/2026). Mengusung tema “Back To The Roots: Swing for Togetherness, Walk in Simplicity”, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi dan memperkuat jejaring alumni Universitas Brawijaya.
Peserta berasal dari alumni Universitas Brawijaya, mitra, hingga pegolf amatir dari berbagai daerah. Bahkan, sejumlah peserta datang dari DKI Jakarta dan Kalimantan Timur, menunjukkan bahwa ABG telah berkembang menjadi komunitas alumni berskala nasional.
Ketua Penyelenggara, Mahendra Adi Negara, mengatakan golf hanyalah media untuk mempertemukan para alumni dari berbagai angkatan dan profesi.
“ABG bukan sekadar komunitas golf. Kami ingin menjadikannya ruang bertemu, berbagi pengalaman, memperluas jejaring, hingga membuka peluang kolaborasi di bidang bisnis, karier, maupun kegiatan sosial. Golf menjadi media yang menyatukan semuanya,” ujarnya.
Selain pertandingan golf, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah hiburan bagi peserta. Suasana turnamen semakin semarak dengan penampilan penyanyi Sasya Arkhisna.
Ketua ABG Jawa Timur yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Prof. Nazaruddin Malik, mengatakan komunitas ini tidak hanya bertujuan mempererat hubungan antarsesama alumni, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet golf dari kalangan mahasiswa Universitas Brawijaya.
Menurutnya, ABG ingin menumbuhkan minat mahasiswa terhadap olahraga golf sekaligus membuka kesempatan membangun relasi dengan para alumni yang telah berkiprah di berbagai bidang. Saat ini, dua mahasiswa UMM juga telah bergabung dalam kegiatan ABG Jawa Timur.
“Melalui ABG kami ingin menarik minat adik-adik mahasiswa Universitas Brawijaya untuk menekuni golf. Di sisi lain, mereka juga dapat membangun relasi dengan para alumni yang berasal dari berbagai profesi,” katanya.
Nazaruddin menambahkan, ABG Jawa Timur secara rutin menggelar turnamen golf dua kali setiap tahun. Kegiatan tersebut dihadiri profesor, rektor, wakil rektor, akademisi, pelaku industri, pengusaha, profesional, hingga mahasiswa sehingga menjadi ruang kolaborasi yang produktif.
Mahendra menjelaskan semangat kebersamaan yang diusung pada penyelenggaraan tahun ini merupakan kelanjutan dari ABG Tournament 2025 di Bukit Darmo Golf Surabaya yang diikuti 143 peserta dari berbagai wilayah Indonesia. Dari ajang tersebut lahir semangat “sambung roso” yang terus diperkuat hingga kini.
“‘Sambung roso’ bukan sekadar slogan. Kami ingin nilai itu benar-benar hidup sehingga alumni dapat saling berinteraksi, berbagi pengalaman, membangun networking, menciptakan peluang bisnis, pengembangan karier, hingga berkolaborasi dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat,” jelasnya.
Ia menambahkan, anggota ABG berasal dari berbagai angkatan dan disiplin ilmu yang kini berkiprah sebagai akademisi, pengusaha, birokrat, hingga profesional. Keberagaman tersebut menjadi modal penting untuk membangun sinergi yang berkelanjutan.
Selain memperkuat jejaring alumni, ABG juga aktif menjalankan program pengabdian kepada masyarakat. Tahun lalu, komunitas ini membangun sumur resapan di Bojonegoro sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Untuk tahun ini, program sosial masih disiapkan dengan fokus pada kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Turnamen ABG 2026 juga dihadiri sejumlah pimpinan perguruan tinggi, di antaranya Wakil Rektor II dan Wakil Rektor IV Universitas Brawijaya, serta para rektor dan profesor dari berbagai kampus.
Mahendra berharap Alumni Brawijaya Golf terus berkembang sebagai rumah besar alumni Universitas Brawijaya yang mampu menghadirkan manfaat lebih luas, tidak hanya bagi para alumninya, tetapi juga bagi masyarakat.
“Golf hanyalah medianya. Yang paling penting adalah persaudaraan, jejaring, dan semangat untuk terus tumbuh bersama sebagai keluarga besar Universitas Brawijaya,” pungkasnya. [way/beq]






