Surabaya (beritajatim.com) – Harry Kane mencatatkan tonggak bersejarah bersama Timnas Inggris meski harus menelan kekecewaan usai timnya tersingkir di semifinal Piala Dunia 2026.
Sang kapten Inggris itu kini resmi menjadi pemain nonkiper dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah The Three Lions setelah menjalani laga internasional ke-121.
Rekor tersebut tercipta saat Inggris menghadapi Argentina pada semifinal di Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Namun, momen bersejarah Kane gagal berakhir manis setelah The Three Lions kalah 1-2 akibat kebangkitan dramatis juara bertahan pada penghujung pertandingan.
FIFA mencatat pencapaian Kane sebagai salah satu rekor penting yang lahir dari laga semifinal tersebut.
“Dengan penampilan ke-121 bersama Inggris, Harry Kane menjadi pemain nonkiper dengan jumlah penampilan internasional terbanyak bagi The Three Lions,” tulis FIFA dalam laman resminya.
Sepanjang pertandingan, Kane berperan penting memimpin lini depan Inggris yang tampil disiplin menghadapi tekanan Argentina.
The Three Lions bahkan berada di ambang final Piala Dunia pertama mereka dalam enam dekade setelah Anthony Gordon membawa tim asuhan Thomas Tuchel unggul lebih dulu pada menit ke-55.
Gol bermula dari umpan silang mendatar Morgan Rogers dari sisi kanan yang disambut Gordon dengan penyelesaian sempurna untuk menaklukkan Emiliano Martinez.
Keunggulan itu sempat membuat Inggris berada di jalur menuju partai final. Namun, Argentina perlahan meningkatkan intensitas serangan hingga akhirnya mampu memanfaatkan sejumlah peluang pada menit-menit akhir.
Lionel Messi menjadi sosok sentral dalam kebangkitan La Albiceleste. Kapten Argentina itu menciptakan dua assist yang mengubah jalannya pertandingan.
Gol penyeimbang lahir melalui umpan Messi kepada Enzo Fernandez yang melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti dan gagal dijangkau Jordan Pickford.
Drama kemudian berlanjut pada masa tambahan waktu. Setelah tembakan Alexis Mac Allister membentur tiang, Messi kembali menguasai bola dan mengirim umpan silang yang diselesaikan Lisandro Martinez menjadi gol kemenangan Argentina.
Kekalahan tersebut memupus harapan Inggris untuk tampil di final Piala Dunia pertama sejak 1966. Sebaliknya, Argentina memastikan langkah ke final ketujuh sepanjang sejarah dan kini berpeluang mempertahankan gelar juara dunia saat menghadapi Spanyol. (faw/aje)






