Surabaya (beritajatim.com) Lionel Messi kembali mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia setelah membawa Argentina melangkah ke final Piala Dunia 2026 usai menundukkan Inggris dengan skor 2-1 pada laga semifinal, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.
Kapten La Albiceleste itu mengukir rekor sebagai pemain nonkiper tertua yang tampil di semifinal Piala Dunia sekaligus membawa timnya selangkah lagi mempertahankan gelar juara dunia.
Pada usia 39 tahun 21 hari, Messi melampaui rekor yang sebelumnya dipegang Fritz Walter dan Gunnar Gren.
Penampilan bersejarah itu semakin sempurna setelah ia menjadi aktor utama kemenangan dramatis Argentina atas Inggris dengan skor 2-1 di Atlanta melalui dua assist yang menentukan.
FIFA menyoroti pencapaian tersebut sebagai salah satu momen penting dalam perjalanan Argentina menuju partai puncak.
Meski tidak mencetak gol, Messi menunjukkan pengaruh besarnya sepanjang pertandingan. Saat Argentina tertinggal lebih dahulu akibat gol Anthony Gordon pada menit ke-55, sang kapten tetap menjadi motor serangan hingga akhirnya membalikkan keadaan.
Assist pertama Messi lahir melalui skema sepak pojok pendek yang diselesaikan Enzo Fernandez dengan tendangan keras dari luar kotak penalti untuk menyamakan skor.
Ketika laga memasuki masa injury time, Messi kembali menunjukkan kualitasnya. Setelah tembakan Alexis Mac Allister membentur tiang, peraih delapan Ballon d’Or itu menguasai bola dan mengirim umpan silang akurat yang diselesaikan Lisandro Martinez menjadi gol kemenangan Argentina.
Dua assist tersebut tidak hanya mengantarkan Argentina ke final, tetapi juga membuat Messi kembali memimpin perburuan Boot Piala Dunia 2026. Ia kini mengoleksi delapan gol dan empat assist, unggul atas Kylian Mbappe yang memiliki jumlah gol sama, tetapi hanya mencatat tiga assist.
Kemenangan atas Inggris memastikan Argentina tampil di final Piala Dunia untuk ketujuh kalinya sepanjang sejarah. Juara bertahan itu kini tinggal selangkah lagi mempertahankan trofi yang mereka raih pada edisi sebelumnya.
Sepanjang pertandingan, Inggris sebenarnya tampil disiplin dan sempat berada di atas angin setelah Anthony Gordon memanfaatkan umpan Morgan Rogers untuk membawa The Three Lions unggul 1-0.
Namun, tekanan tanpa henti yang dilancarkan Argentina pada penghujung laga akhirnya membuahkan hasil. Enzo Fernandez menyamakan kedudukan sebelum Lisandro Martinez memastikan kemenangan pada masa tambahan waktu.
Sementara itu, Lisandro Martinez kembali membuktikan ketajamannya sebagai pemain pengganti setelah kembali mencetak gol, menyusul kontribusi serupa yang ia berikan pada babak perempat final. (faw/aje)






