Surabaya (beritajatim.com) – Lulusan kampus sering kali hanya sibuk reuni sambil pamer pencapaian. Tapi, Ikatan Alumni Magister Manajemen Universitas Ciputra (IKA MM UC) memilih jalan lain lewat sebuah aksi sosial.
Selasa (14/7/2026), mereka mengumpulkan 100 pengemudi ojek online (ojol) perempuan di Plaza UC. Ibu-ibu tangguh itu langsung diberi helm keselamatan, sembako, tas sekolah anak, dan jatah bensin gratis.
Ketua IKA MM UC, Malik Atmadja, merasa aksi ini bukan buat ajang pamer. Ini murni soal bagaimana gelar dari kampus benar-benar memiliki arti nyata saat dibawa turun membantu sesama.
“Keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat kita berikan kepada masyarakat,” kata Malik di sela acara.
Malik paham betul bahwa jalanan aspal itu keras, apalagi untuk perempuan pekerja. Lewat kado ini, dia ingin para srikandi jalanan tahu jika mereka tidak pernah berjuang sendirian menghidupi keluarga.
“Kami berharap langkah kecil ini dapat menjadi awal dari lebih banyak kolaborasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas,” lanjut Malik santai.
Aksi turun gunung para alumni ini rupanya turut menggandeng Pemkot Surabaya. Ketua Forum PUSPA Surabaya, Rini Indriyani, yang hadir di lokasi pun dibuat salut melihat kepedulian lintas sektor tersebut.
“Perempuan memiliki peran yang sangat besar, baik di dalam keluarga maupun di ruang publik,” ucap Rini.
Menurut Rini, ojol perempuan ini adalah tulang punggung sungguhan bagi dapur keluarga. Bantuan dari alumni UC jelas menjadi angin segar di tengah kerasnya rutinitas kejar poin harian mereka.
“Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa perempuan akan memiliki lebih banyak ruang untuk terus berkembang dan semakin berdaya,” tutur Rini.
Menariknya, acara ini tidak lantas berhenti pada simbolis saja. Para alumni dan ojol perempuan itu langsung tancap gas, konvoi bareng menuju pom bensin terdekat untuk isi bahan bakar gratis. [ipl/but]






