Ringkasan Berita:
- Satlantas Polres Malang memanfaatkan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 untuk memberikan edukasi tertib berlalu lintas, bahaya bullying, dan kenakalan remaja kepada pelajar.
- Edukasi digelar di SMP Al-Anwar Bululawang dengan sasaran siswa kelas VII hingga IX sebagai upaya membangun karakter disiplin dan sadar hukum sejak dini.
- Polres Malang akan melanjutkan kegiatan serupa di sekolah lain untuk memperkuat budaya keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar.
Malang (beritajatim.com) – Satlantas Polres Malang memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk memberikan edukasi kepada para pelajar di sejumlah sekolah di Kabupaten Malang.
Kegiatan ini menjadi upaya kepolisian dalam menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini sekaligus memberikan pemahaman mengenai bahaya bullying atau perundungan dan kenakalan remaja.
Salah satu kegiatan edukasi berlangsung di SMP Al-Anwar, Desa Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Selasa (14/7/2026). Personel Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Malang memberikan materi kepada siswa kelas VII, VIII, dan IX dalam rangkaian kegiatan MPLS yang diikuti oleh seluruh siswa serta guru.
Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan, kegiatan edukasi selama MPLS merupakan langkah preventif kepolisian untuk membangun karakter pelajar yang disiplin dan memiliki kesadaran hukum sejak memasuki lingkungan sekolah.
Menurutnya, MPLS menjadi momentum bagi kepolisian untuk hadir langsung memberikan pembinaan kepada para pelajar melalui materi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
“Tujuannya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini, sekaligus memberikan pemahaman tentang bahaya bullying dan kenakalan remaja agar mereka tumbuh menjadi generasi yang disiplin dan bertanggung jawab,” kata AKP Chelvin, Selasa (14/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Malang tidak hanya menyampaikan materi terkait keselamatan berlalu lintas, tetapi juga mengajak para siswa menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman dengan menolak segala bentuk perundungan serta menjauhi perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami berharap para pelajar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus mampu menciptakan budaya saling menghormati di lingkungan sekolah. Sinergi antara sekolah, orang tua, dan kepolisian sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda yang berintegritas,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono mengungkapkan bahwa SMP Al-Anwar merupakan salah satu sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan edukasi selama masa orientasi siswa tahun ini.
Ia menjelaskan, kegiatan edukasi serupa akan terus dilakukan di sekolah-sekolah lain sebagai bagian dari upaya membangun budaya keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar Kabupaten Malang.
“Kami ingin membentuk kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia sekolah. Melalui kegiatan MPLS di berbagai sekolah, kami mengajak para pelajar memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menghindari perilaku yang berisiko di jalan raya,” ungkap AKP Budiono.
Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Malang berharap para pelajar tidak hanya memahami pentingnya keselamatan di jalan raya, tetapi juga mampu menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, serta berperan menciptakan lingkungan sekolah yang positif. [yog/suf]






