Surabaya (beritajatim.com) – Miss Youth Indonesia 2025, Jollene Ferischea, mengikuti Festival Segoro Topeng Kaliwungu di Pantai Watu Pecak, Lumajang. Kehadirannya menjadi wujud nyata keterlibatan generasi muda dalam menjaga warisan tradisi daerah.
Kunjungan pada akhir pekan lalu ini merupakan kali kedua bagi Jollene. Ia memilih menutup masa libur sekolah dengan aktivitas pelestarian budaya lokal.
“Partisipasi saya ini untuk menggiatkan remaja selama masa libur sekolah agar aktif merawat budaya Indonesia, khususnya tradisi Jawa Timur,” kata Jollene, Senin (13/7/2026).
Ia menaruh harapan agar langkah tersebut membawa dampak positif bagi pariwisata. Keterlibatan masyarakat sekitar juga menjadi kunci penggerak ekonomi kreatif daerah.
“Jawa Timur punya daya tarik wisata alam yang luar biasa, mulai dari pantai sampai gunung. Ini daya pikat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” jelas siswi SMA Kristen Petra 1 Surabaya tersebut.
Tari Topeng Kaliwungu sendiri lahir di lereng selatan Gunung Semeru. Kesenian perpaduan budaya Madura dan Jawa ini telah resmi berstatus Warisan Budaya Takbenda Indonesia.
Sebelum mendatangi lokasi festival, Jollene menyempatkan diri bertemu Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar. Keduanya membahas potensi pengembangan daerah wisata setempat di Pendopo Arya Wiraraja.
“Dulu Lumajang belum banyak dikenal, kini berubah total. Tumpak Sewu menjadi destinasi wisatawan asing nomor satu di wilayah kita,” ungkap Indah.
Wisatawan mancanegara, khususnya dari Tiongkok, kini mendominasi angka kunjungan. Promosi berjalan alami berkat ulasan para pengunjung, termasuk sejumlah tokoh publik internasional.
“Mereka berkunjung dan sangat menikmati keindahan alam kita. Kami berharap dukungan semua pihak terus mengalir untuk menjadikan daerah ini makin maju,” tutup Indah. [ipl/aje]






