Ponorogo (beritajatim.com) – Ratusan peserta memadati kawasan depan Toko La Tansa di Jalan HOS Cokroaminoto, Ponorogo, Sabtu (11/7/2026) pagi.
Mereka mengikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 Kilometer yang digelar untuk memperingati 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) sekaligus Hari Ulang Tahun ke-63 Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Rektor UNIDA Gontor Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi bersama Plt. Bupati Ponorogo Lisdyarita.
Para pelari menempuh rute sejauh 6,3 kilometer dengan titik start dan finis berada di depan La Tansa. Dari lokasi start, peserta bergerak ke selatan menuju Jalan Jenderal Sudirman. Selanjutnya rute berlanjut ke Ponorogo–Pacitan, Jalan Jenderal Ahmad Yani. Kemudian melintasi Jalan Sultan Agung, KH Ahmad Dahlan, sebelum kembali menuju garis finis di Jalan HOS Cokroaminoto. Panitia juga menyiapkan sejumlah water station di sepanjang lintasan untuk mendukung kebutuhan peserta.
Sejak pagi, suasana di sekitar lokasi penyelenggaraan berlangsung semarak. Peserta dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Meski berkonsep fun run, panitia tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan selama peserta berada di lintasan.
Rektor UNIDA Gontor Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi mengatakan, penyelenggaraan Fun Run menjadi bagian dari 2 momentum penting bagi Gontor. Selain memperingati satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor, kegiatan itu juga menandai Hari Ulang Tahun ke-63 UNIDA Gontor yang berdiri pada 1963.
“Acara ini untuk 2 peringatan, pertama 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), kedua adalah ulang tahun Universitas Darussalam Gontor yang berdiri tahun ’63 dan ini adalah ulang tahun yang ke-63,” ungkap Prof Hamid.
Menurut Hamid, kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur sekaligus syiar yang dikemas melalui olahraga. Dia menilai kesehatan jasmani menjadi bagian penting yang perlu terus dibangun di lingkungan kampus maupun masyarakat. Karena itu, momentum Fun Run diharapkan dapat mendorong gaya hidup sehat.
“Ini adalah salah satu bentuk kesyukuran peringatan yang disebut dengan khidmat dan syiar Pondok Modern Darussalam Gontor dan Universitas Darussalam Gontor. Ini menunjukkan bahwa kita ini perlu sehat. Sehat secara jasmani,” katanya.
Prof Hamid juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Hamid berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan lintasan dengan baik tanpa mengalami kendala kesehatan. Jarak 6,3 kilometer, kata Dia, dipilih sebagai simbol usia ke-63 tahun Universitas Darussalam Gontor.
“Terima kasih sekali lagi kepada seluruh peserta. Mudah-mudahan ini menjadikan kalian sehat semuanya, ya. Dan mudah-mudahan tidak ada yang pingsan di tengah jalan. Hanya 6 kilo setengah, ya, 6 kilo,3, menunjukkan ulang tahun yang ke-63. Sekali lagi selamat kepada semuanya, terima kasih,” katanya.
Sementara itu, Plt. Bupati Ponorogo Lisdyarita mengingatkan peserta agar tidak memaksakan diri apabila kondisi fisik tidak memungkinkan. Menurutnya, kegiatan olahraga harus tetap mengutamakan keselamatan. Dia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara UNIDA Gontor, Pondok Modern Darussalam Gontor, dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
“Kalau tidak kuat, berhenti nggih. Jangan sampai nanti tetap harus lari, nah takutnya takutnya pingsan nanti. Semoga semua tidaklah, semoga semua sehat dan terima kasih kepada UNIDA, juga terima kasih Gontor yang sangat luar biasa selama ini, selalu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Intinya pagi hari ini semangat semuanya, semoga semua selalu diberikan kesehatan,” katanya.
Lisdyarita berharap kegiatan olahraga bersama seperti ini dapat terus menumbuhkan semangat hidup sehat di tengah masyarakat. Dia juga mengajak seluruh peserta menjaga semangat kebersamaan dan optimisme dalam membangun Ponorogo yang lebih maju.
“Semoga semua selalu diberikan kesehatan, panjang umur, sukses semuanya. Juga dilancarkan dalam olahraga pagi hari ini. Semangat buat semuanya dan intinya siap-siap untuk menuju Ponorogo tambah hebat, Ponorogo sehat,” pungkasnya. (end/ted)






