Ringkasan Berita
* Bank Jatim berhasil meraih penghargaan nasional Bisnis Indonesia Award 2026 untuk kategori Bank Pembangunan Daerah dengan aset di atas Rp 40 triliun pada Kamis malam, 2 Juli 2026.
* Hingga kuartal pertama atau Maret 2026, penyaluran kredit secara konsolidasi tumbuh 40,85% mencapai Rp 109,22 triliun, dan total aset konsolidasi meningkat menjadi Rp 164,07 triliun.
* Penghimpunan dana pihak ketiga secara konsolidasi naik menjadi Rp 122,80 triliun, sedangkan kinerja bank only berhasil mencatatkan perolehan laba bersih senilai Rp 377 milar.
————————————————————————————-
Jakarta (beritajatim.com) – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Bank daerah ini berhasil membawa pulang penghargaan bergengsi Bisnis Indonesia Award 2026 untuk kategori Bank Pembangunan Daerah dengan aset di atas Rp 40 triliun. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah di Jakarta pada Kamis malam, 2 Juli 2026.
Apresiasi ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi Bank Jatim dalam mencatatkan kinerja keuangan yang solid. Selain mampu menjaga fundamental bisnis yang tetap sehat, perusahaan dinilai berhasil memperkuat perannya sebagai bank pembangunan daerah yang adaptif dan memiliki daya saing tinggi di tengah dinamika industri perbankan nasional yang kompetitif.
Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari komitmen serta kerja keras seluruh insan Bank Jatim. Capaian ini tidak lepas dari besarnya dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh para pemegang saham, nasabah, regulator, serta mitra kerja. Manajemen memastikan akan menjawab kepercayaan tersebut dengan terus meningkatkan kualitas layanan dan konsisten menjalankan tata kelola perusahaan yang baik.
Prestasi ini sekaligus menjadi bukti keberhasilan strategi transformasi bisnis jangka panjang yang diterapkan perusahaan. Ke depan, Bank Jatim berencana untuk terus memperkuat fondasi transformasi digital, memperluas jangkauan kolaborasi bisnis, serta mengoptimalkan kontribusi nyata dalam mendukung berbagai program pembangunan ekonomi, baik di wilayah Jawa Timur maupun secara nasional.
Catatan kinerja keuangan perusahaan hingga Maret 2026 menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada sektor konsolidasi. Penyaluran kredit Bank Jatim tercatat mencapai Rp 109,22 triliun, atau mengalami pertumbuhan sebesar 40,85% secara tahunan (YoY). Pertumbuhan ini turut mendorong kenaikan total aset konsolidasi perseroan sebesar 38,85% YoY, sehingga nilainya kini mencapai Rp 164,07 triliun.
Pada sektor penghimpunan dana, total dana pihak ketiga atau DPK konsolidasi juga mencatatkan performa positif dengan tumbuh sebesar 37,59% YoY. Nilai simpanan masyarakat tersebut meningkat dari Rp 89,25 triliun pada kuartal pertama tahun 2025 menjadi Rp 122,80 triliun pada kuartal pertama tahun 2026.
Sementara itu, kinerja keuangan untuk kategori bank only sepanjang periode Januari hingga Maret 2026 juga memperlihatkan tren yang stabil. Total kredit yang disalurkan secara mandiri tercatat sebesar Rp 65,97 miliar, dengan total kapasitas aset berada pada angka Rp 101,06 triliun. Melalui seluruh aktivitas operasional tersebut, Bank Jatim berhasil membukukan perolehan laba bersih sebesar Rp 377 milar pada triwulan pertama tahun ini.
Manajemen menegaskan fokus utama perseroan ke depan adalah memperkuat manajemen risiko dan menjaga kualitas aset secara ketat. Dengan fundamental bisnis yang kokoh, Bank Jatim optimistis mampu mempertahankan tren pertumbuhan kinerja yang positif dan berkualitas ini hingga akhir tahun buku.[rea]






