Magetan (beritajatim.com) – Kepedulian terhadap pelaku usaha mikro ditunjukkan Polres Magetan melalui program renovasi warung milik warga dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Tak hanya berfokus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), institusi kepolisian juga turun langsung membantu meningkatkan kelayakan tempat usaha agar mampu mendorong perekonomian keluarga.
Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan pada Senin (6/7/2026) di warung milik Bu Tiyem, warga Desa Purwosari, Kabupaten Magetan. Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, hadir bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Magetan untuk menyerahkan sekaligus meninjau hasil renovasi warung yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 mengusung tema “Polri untuk Masyarakat.”
Melalui kegiatan itu, Polres Magetan melakukan sejumlah perbaikan pada warung, mulai dari pengecatan bangunan, pembenahan bagian yang mengalami kerusakan, penataan area usaha agar lebih rapi dan nyaman, hingga memberikan bantuan modal usaha guna mendukung keberlangsungan usaha Bu Tiyem.
Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan tempat usaha yang lebih layak, menarik minat pelanggan, sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan, Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum refleksi bagi institusi Polri, tetapi juga kesempatan untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat melalui aksi sosial yang berdampak langsung.
“Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum bagi Polri untuk berbenah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Melalui renovasi warung ini kami berharap dapat membantu meningkatkan semangat para pelaku usaha kecil agar terus berkembang dan semakin mandiri,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui upaya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk mendukung keberlangsungan usaha kecil yang menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal.
Kapolres berharap bantuan renovasi dan modal usaha tersebut memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga penerima sekaligus mendorong peningkatan pendapatan usaha.
“Semoga bantuan renovasi dan modal usaha ini dapat bermanfaat, membuat warung Bu Tiyem menjadi lebih bersih, lebih menarik, semakin ramai pembeli, dan tentunya semakin laris. Kami berharap usaha ini terus berkembang sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tambahnya.
Bagi pelaku UMKM, kondisi tempat usaha yang lebih representatif menjadi salah satu faktor penting dalam menarik pelanggan. Perbaikan fasilitas sederhana seperti penataan ruang dan tampilan bangunan dapat meningkatkan kenyamanan konsumen sekaligus memperkuat keberlangsungan usaha di tingkat desa.
Program sosial yang menyasar pelaku usaha mikro juga dinilai mampu memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Selain memberikan bantuan fisik, kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi langsung antara aparat kepolisian dengan warga untuk mendengarkan aspirasi sekaligus memberikan motivasi kepada pelaku usaha agar tetap optimistis mengembangkan usahanya.
Pemilik warung, Bu Tiyem, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan Polres Magetan. Ia tidak menyangka warung sederhana yang selama ini menjadi sumber penghidupan keluarganya mendapat bantuan renovasi sekaligus tambahan modal usaha.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Magetan beserta seluruh jajaran. Saya tidak menyangka warung saya direnovasi dan diberikan bantuan modal usaha. Semoga kebaikan Bapak-Ibu semua dibalas oleh Allah SWT, Polres Magetan semakin sukses, dan selalu diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas melayani masyarakat,” ungkap Bu Tiyem.
Selama kegiatan berlangsung, suasana penuh keakraban terlihat saat Kapolres bersama jajaran berdialog dengan warga sekitar. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk memberikan semangat kepada pelaku usaha agar terus bertahan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memanfaatkan bantuan yang diterima sebagai modal untuk mengembangkan usahanya.
Melalui rangkaian bakti sosial Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polres Magetan berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat. Ke depan, kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari pengabdian Polri, sekaligus mendorong tumbuhnya semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Magetan. [fiq/suf]






