Ringkasan Berita:
- Pemancing asal Banyuwangi, Maman Wahyudi, ditemukan meninggal dunia setelah tiga hari pencarian di Pantai Bama, Situbondo.
- Korban ditemukan di bawah rimbunan pohon bakau sekitar 500 meter dari kawasan Resort Bama.
- Tim SAR gabungan melibatkan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, hingga relawan dalam operasi pencarian.
- Dengan ditemukannya korban, operasi SAR gabungan resmi dihentikan.
Situbondo (beritajatim.com) – Upaya pencarian terhadap Maman Wahyudi (30), pemancing asal Desa Bakungan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, yang dilaporkan tenggelam di perairan Pantai Bama, kawasan Taman Nasional Baluran, Kabupaten Situbondo, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (2/7/2026) siang.
Korban ditemukan setelah tiga hari operasi pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan bersama keluarga dan masyarakat setempat.
Kasubsi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Banyuwangi, Novix Heryadi, mengatakan jasad korban ditemukan sekitar pukul 14.25 WIB setelah keponakan korban bersama salah seorang anggota keluarga melakukan penyisiran di sepanjang bibir pantai.
“Korban ditemukan sekitar pukul 14.25 WIB oleh pihak keluarga yang ikut melakukan penyisiran di kawasan pantai. Setelah menerima informasi tersebut, tim SAR gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar Novix.
Ia menjelaskan, pada hari ketiga operasi, tim SAR gabungan memulai pencarian sejak pukul 09.00 WIB dengan menyisir perairan dari Pantai Bama menuju lokasi korban diduga tenggelam. Area pencarian kemudian diperluas hingga ke perairan Pandean dan sekitarnya.
Selama proses pencarian, berbagai unsur terlibat, mulai dari Basarnas Banyuwangi, BPBD Situbondo, TNI, Polri, Satpolairud, Tagana, PMI, petugas Taman Nasional Baluran, pemerintah desa, relawan, hingga masyarakat sekitar.
Untuk mendukung operasi, tim juga mengerahkan sejumlah peralatan, antara lain perahu karet Landing Craft Rubber (LCR), mobil rescue, alat navigasi, perlengkapan water rescue, perangkat komunikasi, serta ambulans.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Wonorejo menuju rumah duka di Desa Bakungan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR gabungan resmi kami nyatakan selesai dan ditutup. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, instansi terkait, relawan, dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” kata Novix.
Sebelumnya, Maman Wahyudi dilaporkan tenggelam saat memancing di perairan Pantai Bama pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 16.15 WIB.
Sejak menerima laporan, tim SAR gabungan melakukan pencarian melalui jalur laut dan penyisiran garis pantai secara intensif. Korban akhirnya ditemukan sekitar 500 meter dari kawasan Resort Bama, tepatnya di bawah rimbunan pohon bakau. [awi/beq]






