Pamekasan (beritajatim.com) – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan mengumpulkan sebanyak 946 kantong darah sepanjang Juni 2026. Perolehan tersebut berasal dari kegiatan donor di Markas PMI Pamekasan, Jl Raya Panglegur 3,2 sebanyak 134 kantong, serta sebanyak 812 kantong dari program ‘jemput bola’ melalui pelayanan mobil unit.
Berdasar rekap hasil perolehan donor darah sepanjang Juni 2026, tercatat golongan darah O menjadi yang terbanyak diperoleh dengan 381 kantong, disusul golongan B sebanyak 288 kantong, A sebanyak 21 kantong, dan AB sebanyak 66 kantong.
Selama proses pengolahan darah, tercatat 16 kantong gagal atau rusak, 19 kantong reaktif, dan 15 kantong berada pada kategori greyzone. Adapun darah yang berhasil dirilis pada bulan Juni mencapai 896 kantong
“Dengan tambahan sisa stok bulan Mei sebanyak 570 kantong, total stok darah yang tersedia selama Juni mencapai 1.466 kantong,” kata Kepala UDD PMI Pamekasan, dr Achmad Syafirullah, Rabu (1/7/2026).
Sementara permintaan darah dari berbagai fasilitas kesehatan relatif masih cukup tinggi, pengeluaran komponen Packed Red Cell (PRC) mencapai 1.048 kantong. RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan menjadi pengguna terbanyak dengan 519 kantong, disusul RS Moh Noer sebanyak 299 kantong, pasien umum 117 kantong, RS Larasati 76 kantong, dan RS Waru 37 kantong.
Untuk komponen Trombocyte Concentrate (TC) dan Fresh Frozen Plasma (FFP), total penyaluran mencapai 361 kantong. RS Moh Noer menerima paling banyak, yakni 225 kantong, sedangkan RSUD Smart memperoleh 118 kantong, RS Larasati 10 kantong, dan pasien umum 8 kantong.
Selain itu, UDD PMI Pamekasan juga menyalurkan 24 kantong Whole Blood (WB) yang terdiri atas 9 kantong ke RSUD Smart, 2 kantong ke RS Moh Noer, dan 13 kantong untuk pasien umum. “Secara keseluruhan, total darah yang dikeluarkan selama Juni 2026 mencapai 1.443 kantong, terdiri dari 1.048 kantong PRC, 361 kantong TC dan FFP, serta 24 kantong WB,” ungkapnya.
“Dari total stok darah sebanyak 1.476 kantong (gabungan sisa stok Mei dan darah sehat hasil donor Juni), setelah dikurangi pengeluaran darah WB dan PRC sebanyak 1.072 kantong, UDD PMI Pamekasan masih menyisakan 404 kantong darah sebagai stok akhir bulan Juni 2026,” jelasnya.
Ketersediaan stok tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan transfusi darah bagi rumah sakit dan masyarakat di Pamekasan pada awal Juli 2026, sembari terus mendorong masyarakat untuk rutin mendonorkan darah guna menjaga kecukupan stok.
“Oleh karena itu, kami berharap melalui peningkatan sosialisasi dan mobilisasi pendonor, kami dapat merealisasikan target yang dicanangkan. Tentunya dengan beragam program yang akan kami canangkan pada tahun ini, kita dapat selalu menjaga ketersediaan stok darah demi kemanusiaan,” pungkasnya. [pin/aje]






