Tuban (beritajatim.com) – Pengelola Klenteng Kwan Sing Bio Tuban mulai melakukan berbagai persiapan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Yang Mulia Kongco Kean Sing Tee Koen ke-1866 yang akan digelar pada 5-6 Agustus 2026. Menjelang perayaan, area altar utama dibersihkan dan sejumlah dinding klenteng dicat ulang untuk menyambut kedatangan umat.
Di tengah persiapan tersebut, Kepala Pengelola Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, Tio Eng Bo, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan HUT tahun ini hanya diselenggarakan pada dua tanggal tersebut dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab panitia resmi dari pihak pengelola.
“Kami menegaskan bahwa acara HUT Klenteng Kwan Sing Bio Tuban hanya diadakan pada tanggal 5 dan 6 Agustus 2026 saja. Selain itu, panitia yang mengadakan acara ini murni hanya dari pihak pengelola, tanpa ada acara atau keterlibatan pihak lain,” tegas Tio Eng Bo, Selasa (30/6/2026).
Ia menjelaskan, panitia telah menyiapkan dua agenda utama selama perayaan berlangsung. Pada Rabu, 5 Agustus 2026, masyarakat akan disuguhkan panggung hiburan gratis yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Berbagai pertunjukan seni budaya akan ditampilkan, mulai dari atraksi Barongsai, Leang-Leong, penampilan dua kelompok tari, hingga hiburan musik yang menghadirkan 10 penyanyi.
Sementara itu, pada Kamis, 6 Agustus 2026, akan dilaksanakan ritual sembahyang sebagai puncak peringatan HUT. Ibadah bersama dijadwalkan berlangsung pukul 11.00 WIB di area altar utama Klenteng Kwan Sing Bio dan diikuti pengurus serta umat Tridarma dari Tuban maupun berbagai daerah lainnya.
Pengelola berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung khidmat, aman, dan kondusif sehingga umat yang datang dari berbagai daerah dapat beribadah dengan nyaman.
“Kami berharap seluruh umat Tridarma di Kabupaten Tuban dapat menjaga kekompakan, menyambut HUT dengan suasana yang rukun, tertib, dan bebas dari pertikaian, sehingga umat dari luar kota dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman serta Klenteng Kwan Sing Bio kembali ramai dikunjungi umat,” pungkas Tio Eng Bo. [dya/but]






