Surabaya (beritajatim.com) – Bergabung dengan Persebaya Surabaya menjadi pengalaman baru bagi Ricky Pratama. Penyerang muda asal Sidoarjo tersebut mengaku keputusan menerima pinangan Bajol Ijo tidak lepas dari sosok pelatih Bernardo Tavares.
Ricky menyebut pelatih asal Portugal itu memiliki peran besar dalam perjalanan kariernya sejak menembus level profesional bersama PSM Makassar.
“Coach Bernardo Tavares juga menjadi salah satu faktor penting dalam keputusan saya. Beliau adalah pelatih yang pertama kali memberi kesempatan kepada saya untuk bermain di level senior,” ujar Ricky, Rabu (24/6/2026).
Hubungan Ricky dengan Tavares memang telah terjalin sejak keduanya bekerja sama di PSM Makassar. Di bawah arahan pelatih berusia 46 tahun tersebut, Ricky mulai mendapatkan kesempatan tampil di tim utama hingga berkembang sebagai pemain profesional.
Pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia U-23 itu mengaku banyak mendapatkan pelajaran selama diasuh Tavares. Kepercayaan yang diberikan sang pelatih menjadi modal penting dalam perkembangan kariernya.
“Saya banyak berkembang di bawah arahan beliau, mulai dari proses menembus tim utama hingga akhirnya bisa menjadi pemain tim nasional,” lanjutnya.
Ricky resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Penyerang berusia 23 tahun itu didatangkan dari PSM Makassar pada bursa transfer musim ini.
Kehadirannya di skuad Green Force diharapkan dapat menambah kedalaman lini serang sekaligus meningkatkan persaingan antarpemain di dalam tim.
Selain faktor kedekatan dengan Tavares, kesempatan membela klub besar seperti Persebaya juga menjadi tantangan baru bagi pemain kelahiran Sidoarjo tersebut. Bermain di hadapan ribuan Bonek dan Bonita menjadi motivasi tersendiri dalam kariernya.
Dengan reuni bersama Bernardo Tavares di Surabaya, Ricky berharap mampu kembali menunjukkan performa terbaiknya dan berkontribusi membawa Persebaya bersaing di papan atas kompetisi musim depan. (way/ted)






