Ringkasan Berita:
- Lionel Messi mencetak dua gol saat Argentina mengalahkan Austria 2-0 di Piala Dunia 2026.
- Torehan tersebut membuat Messi mengoleksi 18 gol dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
- Kapten Argentina itu melampaui rekor 17 gol milik legenda Brasil, Marta.
- Kemenangan atas Austria memastikan Argentina lolos ke babak gugur.
Surabaya (beritajatim.com) – Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, kembali mengukir sejarah di panggung sepak bola dunia. Dua gol yang dicetaknya saat Argentina mengalahkan Austria 2-0 pada laga Grup J Piala Dunia 2026, Selasa (23/6/2026) dini hari WIB, membuat Messi resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Tambahan dua gol tersebut membuat koleksi gol Messi di ajang Piala Dunia mencapai 18 gol. Catatan itu melampaui rekor milik legenda sepak bola Brasil, Marta, yang sebelumnya mengoleksi 17 gol di Piala Dunia wanita.
Dengan torehan tersebut, Messi kini berdiri sendiri sebagai pemegang rekor gol terbanyak dalam sejarah gabungan Piala Dunia putra dan putri. Pencapaian itu semakin istimewa karena diraih saat usianya mendekati 39 tahun dan masih menjadi andalan utama Argentina di level tertinggi sepak bola dunia.
Tidak hanya mencetak rekor, Messi juga memperpanjang tren impresifnya dengan selalu mencetak gol dalam enam pertandingan Piala Dunia secara beruntun. Hingga pertandingan kedua fase grup, pemain berjuluk La Pulga itu telah mengoleksi lima gol di Piala Dunia 2026.
Gol pertama Messi lahir melalui skema serangan yang dibangunnya sendiri. Ia memulai alur permainan sebelum bergerak tanpa pengawalan ke dalam kotak penalti dan menyambut umpan tarik rendah dari Facundo Medina dengan penyelesaian satu sentuhan ke sudut bawah gawang Austria.
Gol tersebut langsung memicu euforia puluhan ribu pendukung Argentina yang memadati stadion di Dallas. Nama Messi terus bergema dari tribun saat sang kapten kembali menunjukkan kualitasnya di panggung terbesar sepak bola dunia.
Meski tampil dominan, Messi sempat gagal menambah gol lebih cepat setelah tidak mampu memaksimalkan hadiah penalti. Tendangannya melebar dari sasaran setelah pelanggaran terhadap Lautaro Martinez di dalam kotak terlarang.
Namun kegagalan itu tidak memengaruhi performanya. Pada masa injury time, Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menjadi pemain tercepat menyambar bola liar di kotak penalti untuk memastikan kemenangan Argentina sekaligus menyempurnakan malam bersejarahnya.
Kemenangan atas Austria memastikan Argentina melangkah ke babak gugur Piala Dunia 2026 meski masih menyisakan satu pertandingan di fase grup. Sebelumnya, tim asuhan Lionel Scaloni membuka turnamen dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Aljazair.
Dengan performa yang terus konsisten dan rekor baru yang berhasil dipecahkan, Messi kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang sejarah sepak bola dunia. Di usia yang tak lagi muda, sang kapten masih menjadi sosok sentral yang membawa Argentina menjaga asa meraih prestasi tertinggi di Piala Dunia 2026. [faw/beq]






